Ibu dan Dua Anak Tewas Tersambar Kereta di Sidoarjo

Syaikhul Hadi    •    Minggu, 18 Sep 2016 22:16 WIB
kecelakaan kereta api
Ibu dan Dua Anak Tewas Tersambar Kereta di Sidoarjo
Korban tersambar kereta di perlintasan tanpa palang pintu di Sidoarjo, Jawa Timur, saat dievakuasi (Foto: MTVN/Syaikhul Hadi)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Seorang ibu dan dua anak tewas tersambar kereta api di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Candi Jaya, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu 18 September. Korban tersambar kereta saat melintas menggunakan sepeda motor.

Korban Endang Sri Wahyuni, 36, serta dua anaknya Sivana, 13, dan Anisa, 6. Korban merupakan warga Desa Bligo RT 13 RW 6, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

"Saat itu, Endang sedang membonceng kedua anaknya dan hendak ke pesta ulang tahun seorang teman anaknya," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Candi Ipda Isbahar Buamona, Minggu (18/9/2016).

Kecelakaan itu terjadi pukul 14.30 WIB. Saat itu, Endang yang mengendarai sepeda motor Supra X bernomor polisi W 5716 PH hendak melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Saat bersamaan, korban diduga tak mengetahui ada kereta yang hendak melintas. Ia bahkan tak mendengar laju kereta Penataran 464 bernomor lokomotif CC 2017715 dari arah selatan (Blitar) menuju utara (Surabaya). 

"Sepertinya ibu ini terburu-buru dan lalai saat lewat perlintasan. Sehingga korban tertabrak hingga terpental ke samping rel KA beserta motor yang dikendarainya," kata dia.

Endang dan Anisa meninggal di lokasi. Keduanya mengalami luka benturan di bagian kepala. Sedangkan Sivana sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo dan mengalami kritis.

"Sivana juga mengalami luka di bagian kepala dan tangan kanannya patah. Nyawa korban sudah tak bisa tertolong," kata petugas medis RSUD Sidoarjo Ratna.


(TTD)