Menteri Susi: Kapal Pencuri Ikan juga Bawa Barang Selundupan

Nurul Hidayat    •    Jumat, 18 Nov 2016 11:40 WIB
pencurian ikan
Menteri Susi: Kapal Pencuri Ikan juga Bawa Barang Selundupan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberangkatkan bantuan ikan ke seluruh kabupaten yang ada di Jawa Timur. Foto: Metrotvnews.com/Nurul

Metrotvnews.com, Jombang: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mencurigai pencuri ikan di laut Indonesia juga membawa barang selundupan. Hal ini diungkapkannya saat hadir di pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) makan ikan terbanyak di Pondok pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, Jumat 18 November 2016.

"Saya berharap semua komponen bangsa sadar, illegal fishing bukan cuma mengambil ikan, tapi juga menjadi jalur penyelundupan. Kapal-kapal datang tidak dengan kosong, tapi membawa barang-barang selundupan. Dari barang barang bernilai ekonomi biasa sampai barang-barang terlarang. Mulai narkoba, rokok, dan miras," ujarnya.

Kegiatan pencurian ikan, kata dia, wajib menjadi perhatian semua pihak. Apalagi kalau sudah ditunggangi dengan kejahatan lainnya. 

"Saya berharap kerja sama mengusir pencuri ikan antara KKP, TNI, Polri, Kejaksaan, dalam Satgas 115 bisa ditularkan ke elemen-elemen aparatur negara lainnya. Sehingga, idealisme kita bisa menjaga kedaulatan," katanya.

Susi menekankan pentingnya membangun kesadaran terhadap kedaulatan teritorial Indonesia. "Pemberantasan pungli sudah mulai dilakukan. Kita berharap setelah ini Indonesia bisa menjadi tempat yang menarik bagi investasi," katanya.

Sejak Oktober 2014 hingga Februari 2016, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah menenggelamkan 115 kapal pencuri ikan. Rinciannya, 50 kapal dari Vietnam, 43 kapal Filipina, 21 kapal Thailand, 20 kapal Malaysia, dua kapal Papua Nugini, 1 kapal Tiongkok, dan 14 kapal Indonesia.



(UWA)