Risma Sarankan Warganya jadi Pengusaha Ketimbang PNS

Amaluddin    •    Minggu, 30 Oct 2016 17:41 WIB
tri rismaharini
Risma Sarankan Warganya jadi Pengusaha Ketimbang PNS
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat meresmikan Kampung Wisata di ekslokalisasi prostitusi Dolly. (Metrotvnews.com/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut wilayahnya ‎menempati peringkat ke-2 di Indonesia sebagai menjadi tujuan wisata setelah Bali. Dia meminta warga memanfaatkan kesempatan tersebut.

Klaim Risma itu didasarkan pada survei Indeks Pariwisata Indonesia. Aktivitas konvensi (meetings, incentives, conference, exhibitions/MICE) berkontribusi paling penting dalam industri pariwisata di Kota Surabaya.

"Kota Pahlawan menjadi kota ke-2 jujugan wisatawan setelah Bali. Bukan lagi Malang dan Banyuwangi, bahkan Yogyakarta. Bila tidak memanfaatkan kesempatan ini maka akan hanya jadi penonton saja," kata Risma, demikian ia disapa, di Surabaya, Minggu (30/10/2016).

Risma berharap warga Surabaya tidak menjadikan PNS sebagai tujuan hidup utama. Diharapkan agar menjadi pengusaha dengan membuat produk-produk yang berkualitas.

"Bila jadi PNS, tidak bisa diwariskan. Dengan menggeluti UKM dan sukses bisa diwariskan hingga ke cucu. Sudah ada UKM dari pelatihan pahlawan ekonomi yang anak-anaknya meneruskan usaha orang tuanya dan ternyata berhasil," kata dia.

Kalau tidak mau mengambil peluang ini, bakal diambil orang lain. "Cilakanya bukan daerah sekitar seperti Madiun dan Malang, tapi warga asing," katanya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu, meminta pelaku UKM tidak khawatir hasil produknya. Sebab, ia berjanji membantu memasarkan produk UKM, mulai dari pameran dalam dan luar negeri melalui Dinas Perdagangan dan banyak dibangunkan sentra PKL di kota Pahlawan untuk menampung para UKM.

Risma mencontohkan, Choirul Mahpuduah warga Rungkut Lor dari UKM Pawon Kue yang sukses kini membantu satu kampung dengan 65 karyawannya. Padahal dulunya, Choirul adalah pekerja pabrik yang telah di PHK. "Kami harap warga Surabaya berwirausaha," tandasnya.


(SAN)