Pembebasan Lahan untuk Bandara Bawean Ditargetkan Rampung Tahun Depan

Amaluddin    •    Rabu, 19 Oct 2016 18:17 WIB
bandara
Pembebasan Lahan untuk Bandara Bawean Ditargetkan Rampung Tahun Depan
Bandara Harun Thohir di Pulau Bawean, Gresik, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengupayakan Lapangan Terbang (Lapter) Perintis Harun Thohir Pulau Bawean naik kelas. Pemkab menargetkan Lapter Perintis Harun menjadi bandara komersial.

Lantaran itu, Pemkab terus menjalin komunikasi dengan warga di Pulau Bawean untuk pembebasan lahan. Sehingga rencana tersebut dapat segera terealisasi.

"Target kami tahun 2017, Insya Allah pembebasan lahan di Lapter Bawean rampung," kata Wakil Bupati Gresik, M  Qasim, kepada Metrotvnews.com, Rabu (19/10/2016).


(Wakil Bupati Gresik, M Qasim, MTVN - Amaluddin)

Saat ini, Lapter Bawean memiliki landasan dengan panjang sekitar 900 meter dengan lebar 23 meter. Bila menjadi bandara komersial, Bawean harus menyediakan lapangan terbang kurang lebih sepanjang 1.400 meter dan lebar 46 meter.

Qasim mengatakan telah membebaskan lahan sekitar 280 meter persegi. Pemkab masih membutuhkan lahan seluas 220 meter persegi.

"Sisa lahan itu masih belum dibebaskan," lanjtu Qasim.

Menurut Qasim, pemerintah telah mengajak komunikasi dan sosialisasi dengan warga setempat. Mereka sudah bersedia direlokasi asalkan tidak jauh dari bandara.


(Petugas mengecek lapangan terbang di Bandara Bawean, MTVN - Amaluddin)

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ)  Jawa Timur, Wahid Wahyudi, mengaku siap membangun perpanjangan landasan pacu jika Pemkab Gresik selesai membebaskan lahan. Dengan begitu, maka pesawat jenis ATR berpenumpang sebanyak 70 hingga 80 orang bisa mendarat di bandara Bawean nantinya. 

"Dulu lapangan terbang di Banyuwangi juga begitu, sekarang pesawat komersial sudah bisa mendarat di Bandara Belimbingsari di Banyuwangi," ujarnya.

Wahid berharap rencana perpanjangan landasan ancang di Bandara Harun Thohir di Pulau Bawean selesai sesuai jadwal. Sehingga bisa dijadikan pendongkrak pengembangan pariwisata, yang tentunya mengangkat pula tingkat perekonomian masyarakat setempat.



(RRN)