Ditemukan Alat Tangkap Ikan Diduga Milik Kapal Tabrakan

Amaluddin    •    Selasa, 22 Nov 2016 18:56 WIB
kecelakaan kapal
Ditemukan Alat Tangkap Ikan Diduga Milik Kapal Tabrakan
Foto ilustrasi. (Ant/Sahrul Manda Tikupandang)

Metrotvnews.com, Surabaya: Tim gabungan yang dipimpin Badan SAR Nasional (Basarnas) Surabaya menemukan sejumlah barang diduga milik Kapal Motor (KM) Mulya Sejati, di perairan Tuban, Jawa Timur.

Di antaranya, jaring, tali, terpal, keranjang dan sebuah lampu sorot. Benda-benda itu ditemukan pada posisi koordinat LS- 06-33-180 BT-112-08-390.

Kepala Basarnas Surabaya, Arivin, mengatakan barang atau peralatan laut yang diduga milik kapal nelayan Mulya Sejati itu ditemukan oleh kapal Surfer 2601, salah satu kapal petugas gabungan tim SAR, sekira pukul 10.55 WIB, Selasa, 22 November 2016.

Baca: Butuh 5 Jam Tiba di Lokasi Tabrakan Kapal

"Barang-barang saat ini dibawa ke posko TPPI Tuban dengan menggunakannya mobil patroli Ditpolair Polda Jatim," kata Arivin, dikonfirmasi.

Menurut Arivin, barang-barang tersebut ditemukan oleh kapal Surfer saat menyisir perairan Laut Jawa untuk mencari 12 korban yang hingga saat ini belum diketemukan.

Namun, kata dia, petugas tidak menemukan tanda-tanda adanya korban sesaat setelah menemukan sejumlah barang dan peralatan laut tersebut.

Meski demikian, Tim Operasi SAR masih terus melakukan pencarian. Sejumlah kapal dikerahkan, antara lain satu unit kapal dari KPLP, Syahbandar, Pertamina, BPBD, dan Pol Air. "Pencarian terus dilakukan mulai penyisiran di laut Pantura Tuban, juga mencari di dalam bangkai kapal," tandasnya.

Sabtu, 19 November 2016, Kapal berbendera Thailand, MV Thayson IV, menabrak Kapal Motor Mulya Sejati di perairan Laut Pantai Utara (Pantura), Tuban, Jatim, sekira pukul 04.00 WIB. Tabrakan terjadi saat Kapal MV Thayson hendak ke Surabaya membawa muatan tepung tapioka yang dijadwalkan sandar 21 November 2016 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. 

Baca: Dua Jasad Korban Tabrakan Kapal Teridentifikasi

Nahas, di perairan Pantura Tuban, kapal asal Thailand itu bertabrakan dengan kapal nelayan KM Mulya Sejati. Akibatnya, 27 ABK di kapal nelayan tenggelam. Sebanyak 12 ABK bisa diselamatkan, dan 15 ABK hilang.

Tiga dari 15 korban hilang telah ditemukan meninggal. Dua dari tiga jenazah itu telah teridentifikasi di RSUD Dr R Koesma Tuban, sedangkan satu jenazah belum teridentifikasi. Kedua jenazah itu sudah diambil oleh keluarga korban siang tadi.


(SAN)