Banjir Kembali Sambangi Sampang

   •    Senin, 24 Oct 2016 12:50 WIB
banjir
Banjir Kembali Sambangi Sampang
Banjir yang merendam Sampang, Madura, Jatim, pada 27 September 2016. (Antara/Saiful Bahri)

Metrotvnews.com, Sampang: Untuk kesekian kalinya, Kota Sampang, Jawa Timur, kembali terendam banjir, Senin, 24 Oktober. Banjir di lima desa dan dua kelurahan kali ini, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu pada Minggu (23/10/2016) mulai pagi hingga sore.

Melansir Antara, kelima desa itu masing-masing Kamoning, Pasean, Tanggumung, Panggung, dan Desa Gunung Maddah, Kecamatan Kota Sampang. Sedangkan dua kelurahan lainnya yang juga tergenang banjir masing-masing Kelurahan Dalpenang dan Rongtengah.

"Saat ini ketinggian banjir antara 30 hingga 50 cm bahkan di beberapa titik sudah ada yang mencapai 1 meter," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Wisnu Hartono.

Akibat banjir ini, akses jalur lalu lintas menuju Kota Sampang ditutup. Lalu lintas diarahkan menuju Jalan Makbul di Kelurahan Polagan.

Sementara, jalur lalu lintas dari Kota Sampang menuju Kecamatan Omben lumpuh total. Genangan banjir di jalan raya mencapai 50 cm.

Banjir mulai masuk Kota Sampang sejak Senin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Air makin deras pada pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Banjir yang terjadi di kota Bahari ini, akibat luapan Kalikemuning yang tidak mampu menampung volume air setelah di hulu sungai diguyur hujan deras.

"Saat ini kami telah mendirikan posko banjir dan mempersiapkan dapur umum, untuk mengantisipasi kemungkinan banjir ini berlangsung lama, karena di sebagian wilayah utara Sampang masih terjadi hujan," kata Wisno.

Selain menggenangi perkampungan warga, banjir kali ini juga menggenangi sejumlah lembaga pendidikan. Beberapa sekolah meliburkan siswa.

Sepanjang tahun ini, banjir melanda Kota Sampang. Sepanjang Oktober, wilayah yang berada di Pulau Madura itu telah dua kali direndam banjir. Banjir juga melanda pada September lalu. Banjir pada Januari dan April juga menambah panjang catatan banjir di wilayah ini.


(SAN)