Kejati Jatim Punya 3 Alat Bukti Bawa Dahlan Iskan ke Bui

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Kamis, 27 Oct 2016 20:35 WIB
dahlan iskan
Kejati Jatim Punya 3 Alat Bukti Bawa Dahlan Iskan ke Bui
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Surabaya: Kejaksaan Tinggi Jawa Timur percaya diri menetapkan Dahlan Iskan sebagai tersangka kasus dugaan penyelewengan penjualan aset tanah PT Panca Wira Usaha (PWU). 

Kasi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Jatim, Dandeni Herdiana, mengatakan, lembaganya memiliki tiga alat bukti yang kuat, yakni keterangan saksi, keterangan ahli, dan petunjuk.

"Besok kalau berkas sitaan sudah terkumpul, malah bisa empat alat buktinya," kata Dandeni, di Kejati Jatim, Kamis (27/10/2016).

Dalam kasus ini, Kejati Jatim juga telah menggeledah dan menyita sejumlah dokumen di PT PWU dan di PT Sempulur Adi Mandiri (SAM), selaku pembeli.

"Sudah kita sita semua. Tinggal kita pelajari," katanya.

Oleh jaksa, Dahlan dijerat Pasal 2 dan 3 UU 31/1999 Tipikor sebagaimana diubah sesuai UU 20/2001 Pasal 55 ayat ke-1 KUHP.

Dahlan adalah direktur PT Panca Wira Usaha (PWU) sejak 2000 hingga 2010. Dua pekan terakhir Dahlan bolak-balik ke Kejati Jatim untuk dimintai keterangan. Tercatat sudah lima kali dia dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Sebelumnya, mantan Menteri BUMN ini dua kali menolak panggilan.

Kasus dugaan penyelewengan aset tanah PT PWU ini ditaksir merugikan negara hingga Rp900 miliar. Kasus ini mulai diselidiki Kejati Jatim sekitar April 2015. Sebelum Dahlan, Manager Aset PT PWU Wisnu Wardhana, sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

 


(UWA)