Risma Pantau Perbaikan Jalan Ambles Melalui Drone

Amaluddin    •    Jumat, 21 Dec 2018 15:40 WIB
Jalan Gubeng Ambles
Risma Pantau Perbaikan Jalan Ambles Melalui Drone
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat meninjau jalan ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 21 Desember 2018. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali memantau proses perbaikan Jalan Raya Gubeng yang ambles. Risma memantau lokasi perbaikan melalui drone yang diterbangkan ke udara.

Risma mengatakan, pihaknya menargetkan 400 dump truk pengangkut pasir (sirtu) dalam sehari untuk menguruk lokasi. Dari hasil perhitungan untuk pengurukan keseluruhan jalan ambles, dibutuhkan sebanyak 1.800 dump truk.

"Jadi kalau sehari 400 truk, maka kita butuh 3-4 hari. Setelah itu overlay, mungkin cuman 2 hari," kata Risma saat meninjau lokasi jalan ambles di Jalan Raya Gubeng Surabaya, Jum'at, 21 Desember 2018.

Risma berharap perbaikan jalan ambles selesai dalam sepekan. Oleh karena itu, recovery jalan itu dilakukan selama 24 jam nonstop. "Kita usahakan satu minggu kelar, mudah-mudahan tidak ada kendala, tidak ada gangguan apapun," jelas Risma.

Ketika memantau rongga bawah jalan ambles menggunakan drone, Risma melihat ada salah satu pedestrian yang akan ambrol. Sehingga Risma memberikan instruksi agar pedestrian itu sekalian dirobohkan.

"Itu sekalian pedestrian yang mau ambrol dirobohkan. Nanti sekalian diuruk agar diperbaiki ulang," ungkap Risma.

Untuk memperlancar proses distribusi pengiriman pasir (sirtu), ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Sebab, kendaraan dump truk dilarang melintas di dalam kota pada saat jam kerja.

"Tapi karena ini ngambil sirtunya dari luar kota, jadi agak jauh. Tapi sudah dikasih bantuan dengan Polda, truk-truk itu ada tulisan Polda, karena inikan off (truk) ndak boleh masuk sebetulnya," ujar Risma.

Sekitar dua jam lebih, Wali Kota Risma memantau dan memimpin langsung proses perbaikan Jalan Raya Gubeng yang ambles. Mulai kemarin malam hingga pagi ini, terlihat sudah ratusan dump truk datang untuk mengirim pasir sirtu, dan beberapa material pengurukan.


(DEN)