Warga NU Jatim Mantap Dukung Jokowi-Ma'ruf

Amaluddin    •    Sabtu, 09 Feb 2019 12:57 WIB
Jokowi-Ma`ruf
Warga NU Jatim Mantap Dukung Jokowi-Ma'ruf
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Surabaya: Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyebut puisi Fadli Zon, membuat warga Nadhlatul Ulama (NU) alias Nahdliyin semakin bulat mendukung pasangan nomor urut 01.

Ketua TKD Jatim, Machfud Arifin, menilai puisi Fadli Zon menjadi disinsentif elektoral yang sangat signifikan bagi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Selama ini, beberapa lembaga survei menyebut warga NU di Jatim yang ke pasangan 01 sudah sekitar 76 persen, sementara untuk pendukung 02 sekitar 14 persen. Sisanya swing voters. 

"Nah dengan puisi yang menyinggung ulama NU tersebut, Nahdliyin yang sudah ke 01 akan semakin mantap pilihannya. Yang masih 02 dan swing voters bakal merapat ke 01," ujar Machfud, di Surabaya, Sabtu, 9 Februari 2019.

Menurut Machfud, puisi Fadli Zon dinilai oleh kalangan kiai dan santri NU telah menyinggung KH Maimoen Zubair. Apalagi, kata dia, Mbah Moen, sapaan akrab kiai asal Rembang tersebut, dikenal sebagai ulama sepuh yang sangat berpengaruh dan menjadi rujukan warga NU.

"Kemarin saya kan keliling Madura, sowan ke banyak kiai, pesantren, dan komunitas santri. Dari sana banyak yang tersinggung dengan puisi ‘Doa yang Ditukar’ karya Pak Fadli. Nah di Madura sendiri kan sebelumnya itu menjadi salah satu basis Pak Prabowo, dengan puisi Pak Fadli itu warga NU di sana tersinggung, dan bisa beralih ke Jokowi-Maruf," kata dia.

Bahkan, Machfud menyamakan puisi Fadli tersebut serupa dengan pernyataan Fahri Hamzah jelang Pilpres 2014, yang menyebut Jokowi sinting karena berencana menetapkan adanya Hari Santri Nasional (HSN).

"Itu membuat jutaan santri yang sebelumnya belum menentukan pilihan akhirnya milih Pak Jokowi. Nah sekarang ada kasus puisi Fadli Zon. Ini agak ironis, karena Pak Fadli sebagai orang terdekat Pak Prabowo, justru malah melakukan langkah yang merugikan bosnya," katanya.


(EKO)