Warga Takut Terbakar bila Minum Air Sumur

Tamam Mubarok    •    Rabu, 17 Oct 2018 21:22 WIB
pencemaran lingkungan
Warga Takut Terbakar bila Minum Air Sumur
Warga di Dusun Panjer, Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, menimba air yang bercampur minyak, Metro TV - Tamam Mubarak

Mojokerto: Sumur warga di Dusun Panjer, Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, tercemar bahan bakar minyak. Warga pun kesulitan mendapatkan air bersih. Warga pun khawatir terbakar bila mengonsumsi air sumur.
 
Khoiruddin, 35, mengatakan air di sumurnya bercampur minyak. Sehingga air sangat mudah terbakar.
 
"Keluar baunya seperti pertalite," terang Khoiruddin di Dusun Panjer, Selasa (16/10/2018).
 
Khoiruddin memiliki sumur di dekat rumahnya dengan kedalaman 17 meter. Hingga kini, permukaan air berwarna hijau dan terdapat campuran minyak.
 
Sehari-hari,  Khoiruddin dan warga dusun Panjer memang menggunakan air sumur itu untuk dimasak sebagai air minum, mencuci, dan mandi. Namun sejak diketahui terkontaminasi minyak, Khoiruddin dan warga lainnya memilih membeli air minum kemasan, serta menggunakan air PDAM untuk kebutuhan lainnya.
  
Kondisi serupa pun dialami Mersiawan, 45. Sumur milik Mersiawan berjarak kurang lebih 50 meter dari rumah Khoiruddin. Bahkan Mersiawan mengaku mencium bau minyak sejak enam bulan lalu.
 
"Tapi kali ini konidisi airnya juga sangat keruh, dan minyak berbau sangat menyengat,” ungkap Mersiawan.
 
Beberapa warga desa pun harus membeli air mineral kemasan. Mereka harus merogoh saku lebih dalam.
 


(RRN)