Densus 88 Juga Tangkap Seorang Terduga Teroris di Malang

Amaluddin    •    Sabtu, 09 Dec 2017 17:31 WIB
terorisme
Densus 88 Juga Tangkap Seorang Terduga Teroris di Malang
Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ronny Suseno. (Medcom.id/Amal).

Surabaya: Tim Densus 88 tak hanya menangkap seorang terduga teroris di satu tempat saja. Selain di Surabaya, seorang terduga teroris juga ditangkap kediamannya di Jalan Yulius Usman, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Informasi yang diproleh Medcom.id, penangkapan terduga teroris di Malang dilakukan pukul 09.30 WIB, Sabtu, 9 Desember 2017. Tersangka berinisial Kiki Rizky alias Rizky Al Baiti alias Kiki alias Abu Ukasah. 

“Iya benar,” kata Kapolres Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ronny Suseno, dikonfirmasi.

Baca: Densus 88 Tangkap Pria Terduga Teroris di Surabaya

Menurut Ronny, kedua terduga teroris itu merupakan kelompok Jaringan Abu Jandal dan bergabung dengan ISIS di Suriah dan sudah mengikuti Tadrib Askari dan Ribath. Saat ini, yang bersangkutan dibawa ke Mako Brimob Ampeldento Malang untuk Interogasi. 

“Hasil introgasi itu didapatkan keterangan biodata yang bersangkutan,” ujarnya.

Polisi juga mendapat informasi bahwa Kiki diketahui pernah berangkat ke Suriah pada 2013. “Kiki ke Suriah tanpa sepengetahuan istri maupun orang tua, karena berpamitan untuk kerja di Arab Saudi,” paparnya.

Sebelum berangkat ke Suriah, bapak empat anak itu sebelumnya sering mengikuti pengajian Ustaz Andry Kurniawan di Masjid Al Ghifary di Jalan Sukarno Hatta Malang. Saat itulah Kiki kenal dengan Salim Mubarok alias Abu Jandal. 

“Akhirnya Abu Jandal menawari Kiki untuk berangkat ke Suriah,” katanya.

Kiki berangkat dari Malang menuju Jakarta naik pesawat bersama dengan temannya, yakni Abdul Hakim. Kemudian Kiki dan Abdul Hakim bertemu dengan rombongan yang lain di Jakarta, salah satunya adalah Salim Mubarok alias Abu Jandal.

Selanjutnya Kiki bersama Abu Jandal dan rombongan terbang dari Jakarta menuju Suriah, dengan transit di Singapura kemudian ke Turki. Sesampai di Turki, mereka masuk ke Suriah melalui jalur darat (jalan kaki).

Menurut penuturan Kiki kepada polisi, ia berangkat ke Suriah dengan maksud dan tujuan sebagai pekerja sosial untuk membantu korban perang. Namun sesampainya di Suriah, keinginan Kiki untuk sebagai pekerja sosial jauh dari harapan. 

“Mereka malah disuruh ikut pelatihan militer,” katanya.


(ALB)