Banjir Landa Dua Kabupaten di Madura

   •    Senin, 10 Oct 2016 10:51 WIB
banjir
Banjir Landa Dua Kabupaten di Madura
Warga naik becak menerobos banjir di Jalan Imam, Sampang, Jatim, Selasa (27/9/2016). (Ant/Saiful Bahri)

Metrotvnews.com, Bangkalan: Hujan deras membuat Kabupaten Bangkalan dan Sampang, Madura, Jawa Timur, tergenang banjir, Senin, 10 Oktober. Di beberapa wilayah, banjir juga memutus jalur lalu lintas.

Di Bangkalan, banjir terjadi di Kecamatan Blega. Seperti dilansir Antara, Banjir di wilayah ini menggenangi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Bangkalan dengan Sampang. Tepatnya, di Pasar Blega, Bangkalan.

"Arus lalu lintas dari arah Bangkalan menuju Sampang dan sebaliknya macet," kata Abd Rahem, warga Pamekasan yang melintas di Jalan Raya Blega.

Sedangkan di Kabupaten Sampang, banjir melanda kawasan kota. Banjir terjadi akibat Kalikemuning meluap setelah hujan deras di hulu sungai pada Minggu (9/10).

Banjir di Sampang mulai menggenangi kota sejak pukul 05.30 WIB. Sejumlah titik yang tergenang banjir antara lain Desa Kamuning, Pasean, Desa Tanggumung, Desa Panggung, Gunung Maddah, dan Kelurahan Dalpenang.

Di Kelurahan Dalpenang yang mulai tergenang banjir antara lain di Jalan Imam Bonjol. Titiknya, di depan RRI, depan SMP, depan SMK Negeri I Sampang. Banjir juga terjadi di Jalan Suhada, Melati, Jalan Mawar, dan sekitar monumen Kota Sampang dan di Jalan Bahagia Sampang.

"Saat ini genangan air sudah mulai mendekati Pendopo Wakil Bupati Sampang," kata Sally Nawali, warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Wisnu Hartono memperkirakan genangan air terus meningkat. Mengingat, saat ini kondisi air laut pasang dan hujan di hulu sungai Senin pagi turun lagi.

"Ada kemungkinan hingga siang nanti genangan banjir masih terus meningkat," katanya.

Sementara, akibat banjir itu, akses jalur lalu lintas dari Kota Sampang menuju Kecamatan Omben lumpuh total. Akses jalur lalu lintas penghubung antara kabupaten yang melalui Kota Sampang, sejak sekitar pukul 08.30 WIB juga ditutup.

"Pengendara yang dari arah Pamekasan hendak menuju Bangkalan dan sebaliknya hendaknya melalui jalur alternatif, yakni melalui Kelurahan Polagan, karena di jalur kota saat ini banjir," kata Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar.


(SAN)