Sebagian Besar Wilayah Jatim Berpotensi Alami Bencana Alam

Amaluddin    •    Selasa, 06 Sep 2016 17:56 WIB
bencana alam
Sebagian Besar Wilayah Jatim Berpotensi Alami Bencana Alam
Gus Ipul dan Emil Dardak saat meninjau lokasi banjir di Trenggalek, dok: Istimewa

Metrotvnews.com, Surabaya: Wilayah Jawa Timur rentan mengalami bencana. Bahkan risikonya tergolong tinggi.

Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Sudharmawan di kantornya di Surabaya, Selasa 6 September. Malah, menurut Sudharmawan, BPBD mendata 30 dari 38 kabupaten/kota di Jatim berpotensi mengalami bencana.

Sudharmawan mengatakan bencana dengan risiko tinggi itu berupa peristiwa alam. Misalnya longsor dan banjir.

Itu berhubungan dengan kondisi geografis kabupaten dan kota tersebut. Utamanya kawasan yang berdekatan dengan pantai. Banjir bandang dan rob mengancam kawasan tersebut.

"Selain banjir dan longsor, kekeringan, gelombang tinggi, dan cuaca ekstrem juga mengancam 30 kabupaten/kota itu," kata Sudharmawan.

Sedangkan delapan kabupaten/kota lain masuk dalam kategori wilayah dengan risiko rendah. Yaitu Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Batu, Kota Blitar, dan Kabupaten Ngawi.

"Ancamannya berupa wabah penyakit, kebakaran hutan dan lahan, kebakaran pemukiman," lanjut Sudharmawan.

Sudharmawan mengakui mengoordinasikan penanganan bencana ke pemerintah daerah. Masyarakat pun mendapatkan sosialisasi mengenai penanganan bencana tahap awal.

Salah satu bencana yang mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Jatim yaitu banjir rob yang melanda sejumlah rumah di Kabupaten Malang. Belasan rumah rusak karena terendam banjir pada Rabu 8 Juni lalu.

Bukan hanya Malang, banjir rob juga melanda 12 kabupaten/kota di Jatim. Bahkan di Trenggalek, ribuan rumah rusak diterjang banjir pada Agustus 2016.

Baca: 7.500 Rumah Rusak akibat Banjir di Trenggalek

Banjir juga menggerus jembatan. Material longsor menutupi jalan. Fasilitas umum rusak.


(RRN)