Solar di Sumenep Langka

Rahmatullah    •    Rabu, 05 Sep 2018 16:51 WIB
bbm
Solar di Sumenep Langka
Pengelola SPBU di Sumenep memampang papan informasi kekosongan solar – Medcom. Id / Rahmatullah

Sumenep: Sejumlah sopir angkutan barang yang beroperasi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kelimpungan. Sopir ini kesulitan mendapatkan bahan bakar jenis solar di SPBU. Padahal bahan bakar tersebut merupakan penyokong utama aktivitas mereka.

Sopir pengangkut onderdil sepeda motor, Ari, menuturkan sudah ada empat SPBU yang didatangi. Semua petugas di SPBU itu menyatakan solar kosong. Walau solar merupakan kebutuhan pokok untuk menunjang aktivitasnya, dia mengaku tidak berani beli solar eceran di pinggir jalan raya.

“Jika nanti tetap tidak ada, maka saya mau beli bahan bakar jenis lainnya,” kata Ari saat di SPBU di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Rabu, 5 September 2018.

Ari menyebut kekosongan solar cukup mengganggu aktivitasnya. Dia berharap kekosongan bahan bakar itu tidak berkepanjangan.

Sementara pengelola SPBU di Desa Gedungan, Anisa Mayanda Sari, menjelaskan kekosongan solar sudah berlangsung hampir 2 pekan. Dia mengaku sudah memberitahukan hal itu kepada pengendara, yaitu dengan memampang papan informasi di sekitar SPBU.

“Sebenarnya bukan langka. Tapi permintaan dari pelanggan semakin banyak, seperti sopir bus dan truk,” ujar Anisa.

Dia juga mengatakan kekosongan solar itu bukan karena pasokan berkurang. Tapi murni disebabkan permintaan yang meningkat.

Sebagai pengganti solar, Anisa menuturkan sudah menyediakan bahan bakar jenis lain, yaitu Dexlite. Katanya, kualitas bahan bakar tersebut lebih bagus dibandingkan solar.


(ALB)