Masyarakat Malang Kecam Aksi Teror Lewat Doa Bersama

Daviq Umar Al Faruq    •    Selasa, 15 May 2018 07:49 WIB
Teror Bom di Surabaya
Masyarakat Malang Kecam Aksi Teror Lewat Doa Bersama
Aliansi Damai Malang (ADAM) menggelar aksi damai dan doa bersama. (Medcom.id/Daviq)

Malang: Ratusan masyarakat Malang yang tergabung dalam Aliansi Damai Malang (ADAM) menggelar aksi damai dan doa bersama, Senin malam, 14 Mei 2018 malam. 

Aksi yang digelar di depan Gereja Katedral Ijen, Kota Malang, Jawa Timur, ini dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas masyarakat untuk mengecam teror bom di Surabaya.

Koordinator aksi, Aji Prasetyo, mengatakan aksi ini merupakan sebuah respon dari berbagai elemen masyarakat terhadap peristiwa terorisme di Surabaya dan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

"Masyarakat harus menunjukkan bahwa kita tidak takut akan teror itu," katanya di sela-sela aksi.

Aksi damai ini juga diwarnai oleh sejumlah pertunjukan. Mulai dari orasi kebangsaan, pembacaan puisi dan doa bersama. 

Selain menggelar aksi damai, pihaknya juga bakal bekerjasama dengan kepolisian, pemerintahan serta berbagai elemen lain untuk menyuarakan imbauan kepada masyarakat.

"Pemerintah harus saling bekerja sama untuk melawan ujaran kebencian," pungkasnya.

Sejumlah komunitas yang mengikuti aksi ini di antaranya Forum Rembug Tjangkir13, Gusdurian Malang, YIPC Malang, Arah Juang, Peace Leader Indonesia, GP Ansor Kabupaten Malang, Lesbumi NU Malang, Perempuan Bergerak, dan Dulur Never End (DNE).

Selain itu juga terdapat perwakikan dari PMII Kota Malang, PMKRI Malang, GMKI Malang, GMNI MALANG, HIKMAHBUDHI Malang, Encompass Indonesia, Komite Pusat SGMI, Duta Damai Jawa Timur, Cipayung Malang, Komunitas Matakita Jawa Timur, Tim Bagian Peduli Malang, dan lain-lain. 


(LDS)