Bocah Korban Bom di Pasuruan akan Diserahkan ke Kemensos

Amaluddin    •    Minggu, 22 Jul 2018 15:49 WIB
ledakan bomBom di Pasuruan
Bocah Korban Bom di Pasuruan akan Diserahkan ke Kemensos
Polisi mensterilkan lokasi ledakan bom di Bangil, Pasuruan, Kamis, 5 Juli 2018, Medcom.id - Hadi

Surabaya: UMR, 3, bocah korban ledakan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kondisinya terus membaik. Nantinya, Kepolisian Daerah (Polda) Jatim akan menyerahkan UMR ke Kementerian Sosial (Kemensos).

"Penyerahan bocah akan dilaksanakan bila kondisi psikis dan kesehatan UMR dinyatakan benar-benar pulih," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, dikonfirmasi, Minggu, 22 Juli 2018.

Bocah korban ledakan bom di rumah kontrakan di Jalan Papaya, Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Jatim. Kondisi luka-luka yang dideritanya terus membaik.

"Sejumlah luka yang diderita korban (UMR) akiba ledakan seperti di bagian wajah, kaki, telah mengering. Sekarang tinggal pemulihannya saja, yang jelas kondisinya mulai siginifikan," kata Barung.

Ledakan bom jenis bondet terjadi di rumah kontrakan yang ditinggali Abdullah, 50, ayah korban di Jalan Papaya, Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan pada Kamis, Juli 2018 silam. Akibatnya, seorang anak laki-laki berinisial UMR, 3, mengalami luka bakar di wajah dan sobek di bagian paha.

Sesaat setelah ledakan, Abdullah langsung kabur meninggalkan istri dan seorang anak laki-laki. Abdullah diketahui membawa dua buah ransel tas saat kabur dari rumah.

Baca: Kondisi Anak Pelaku Ledakan di Pasuruan Membaik


(LDS)