Pilgub Jatim 2018

PDIP Lirik Bupati Ngawi ketimbang Risma di Pilgub Jatim

Amaluddin    •    Selasa, 22 Aug 2017 18:57 WIB
pilkada 2018
PDIP Lirik Bupati Ngawi ketimbang Risma di Pilgub Jatim
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dipertimbangkan menjadi calon wakil gubernur Jatim, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: PDI Perjuangan mempertimbangkan beberapa kader untuk menjadi calon wakil gubernur Jawa Timur. Dari lima nama itu, Budi 'Kanang' Sulistyono lebih dilirik ketimbang Tri Rismaharini atau Risma.

Saat ini, Budi menjabat sebagai Bupati Ngawi. Sementara Risma menjadi Wali Kota Surabaya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari menyebutkan partai mempertimbangkan lima kader untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018. Selain Risma dan Budi, tiga kader lain yaitu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi, dan mantan Wali Kota Batu Edi Rumpoko. 

"Benar. Itu sesuai dengan yang disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Hasto Kristianto-Red)," kata Sri di Surabaya, Selasa 22 Agustus 2017.

Menurut Sri, calon yang diusung memenuhi tiga kriteria penilaian. Pertama, yaitu konteks kesejarahan dan loyalitas pada partai. Kedua, calon harus mempresentasikan wajah PDI Perjuangan di Jatim. Ketiga yaitu, elektabilitas.

"Dari lima nama yang masuk, Pak Sekjen menyebut nama Budi Kanang Sulistyono yang memenuhi kriteria," ungkap Sri.

Selama Budi jadi Bupati Ngawi, lanjut Sri, perolehan suara PDI Perjuangan di Ngawi mencapai 90 persen. Pada 2009, kursi PDI Perjuangan di DPRD Ngawi hanya 8 kursi. Lalu pada Pemilu 2014, PDI Perjuangan mendapat jatah 45 kursi.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto, mengakui kredibilitas Budi. Hasto menilai rekam jejak kepemimpinan Budi di Ngawi pun mumpuni.

"Dari sisi prosentase, Kabupaten Ngawi memang menyumbang cukup besar. Ini patut diapresiasi," ujar Hasto melalui pesan Whatsapp kepada Metrotvnews.com.


(RRN)