Tujuh Sepeda Motor yang Tenggelam di Gresik Dievakuasi

Amaluddin    •    Jumat, 14 Apr 2017 18:51 WIB
tenggelam
Tujuh Sepeda Motor yang Tenggelam di Gresik Dievakuasi
Polisi di lokasi perahu tambang terbalik di Gresik -- MTVN/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak tujuh kendaraan milik penumpang perahu tambang yang terbalik di Kali Surabaya, Kecamatan Wringinanom, Gresik, Jawa Timur, ditemukan tim evakuasi. Sepeda motor ditemukan sekitar 20 meter dari titik kejadian.

"Tiga sepeda motor ditemukan hari ini. Sedangkan, empat kendaraan ditemukan Kamis, 13 April 2017, sekitar pukul 18.00 WIB," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Abu Hasan, Jumat, 14 April 2017.

Menurut Hasan, tujuh sepeda motor itu dievakuasi dengan cara ditarik perahu tambang ke bibir sungai. Saat ini, tujuh sepeda motor berada di Polsek Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

Tujuh sepeda motor yang dievakuasi, yaitu Honda CB 150 CC dengan nomor polisi S 4894 PW milik Rozikin, 40. "Pak Rozikin ini guru di SMK Raden Paku Wringinanom, Gresik. Jadi, almarhum setiap hari berangkat mengajar dari Mojokerto ke Gresik," jelas Hasan.

Sepeda motor kedua Suzuki Shogun 125 dengan nomor polisi W 6054 XT. Motor berwarna biru itu milik Yudhistira Ardi, 34, warga Bakalan, Wringin Pitu, Balongbendo, Sidoarjo.

Selanjutnya, sepeda motor Honda Supra Fit X dengan nomor polisi W 3153 JQ. "Untuk yang merek Shogun ini, kami belum tahu siapa pemiliknya," sambung Hasan.

Sepeda motor keempat Honda Vario dengan nomor polisi W 3362 QJ. Motor berwarna putih itu milik Sucinina, 33, warga Kemangsen, Krian, Sidoarjo.

"Tiga unit kendaraan sisanya sudah berada di Polsek Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, untuk didata," tandasnya.

Sebelumnya, sebuah perahu tambang terbalik di ‎sungai di Desa Bogem Wringin Anom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Kamis, 13 April 2017. Satu penumpang tewas dalam kejadian ini, yaitu Mis'ah, 45, asal Tarik, Sidoarjo.

(Baca: Getek Tambang Terbalik, Dua Warga Tewas)

Sedangkan, satu warga yang tinggal di sekitar sungai, Ujang, 53, juga meninggal. Ujang bukan penumpang. Ia meninggal setelah berenang untuk menyelamatkan penumpang.

Tiga penumpang yang sebelumnya hilang, sudah ditemukan dalam keadaan meninggal. Ketiganya, yaitu Kusnari, Nur Cholis, dan Susriasih.

Hingga berita ini dimuat, satu penumpang masih hilang, yaitu Choirunnisa dari Balongbendo.

(Baca: Korban Ditemukan Sejauh Satu Kilometer dari Lokasi Kecelakaan)


(NIN)