Hanya Ada 8 Siswa, SD di Sumenep Merasa Kuota Diserobot

Rahmatullah    •    Jumat, 21 Jul 2017 11:42 WIB
pendidikan
Hanya Ada 8 Siswa, SD di Sumenep Merasa Kuota Diserobot
Suasana di SDN Pangarangan VII Kecamatan Kota, Sumenep, MTVN - Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: SDN Pangarangan VII Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur, sedianya menampung pendaftar dari 4 wilayah. Namun jelang sepekan pelaksanaan Tahun Ajaran Baru 2017-2018, hanya delapan siswa yang belajar di kelas 1 SDN Pangarengan.

Kepala SDN Pangarangan VII, RA Poeriyani, mengatakan sedianya sekolah menampung peserta didik baru dari Desa Pabian, Pangarangan, Kolor, dan Kelurahan Pajagalan. Tapi, jumlah siswa baru yang bersekolah justru minim.

Poeriyani menduga kuota siswa untuk SDN Pangarangan VII diserobot sekolah lain. Sebab, ia mendapat informasi beberapa sekolah menerima siswa melebihi kuota.

“Di sekolah-sekolah lain masih ada yang menerima siswa lebih dari pagu. Saya tidak tahu apakah sudah dapat rekomendasi (dari dinas) atau bagaimana,” ujar Poeriyani, Kamis 20 Juli 2017.

Poeriyani mengaku harus 'bersaing' dengan sejumlah SD wasta. Lantaran itu, Poeriyani akan berbenah untuk menarik minat orang tua.

“Kami akan terus berbenah, baik dari kegiatan, sarana dan prasarana, sehingga masyarakat tertarik menyekolahkan anaknya ke sekolah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, SDN Pangarangan 1 menerima tiga rombongan belajar. Seharusnya sekolah tersebut mendapat kuota dua rombongan belajar. Satu rombongan terdiri dari 28 siswa. Dengan demikian, jumlah siswa di SDN Pangarangan 1 melebihi kuota.

Kepala SDN Pangarangan 1, Sunari, mengatakan jumlah pendaftar membludak. Ia mengaku berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan terkait masalah itu. 

“Apalagi sekolah masih memiliki satu ruang kelas yang memungkinkan ditempati siswa baru,” terang dia.

 


(RRN)