Pengelola Suramadu Diminta Atasi Kemacetan akibat Penggunaan e-Tol

Rahmatullah    •    Selasa, 16 Jan 2018 18:33 WIB
kemacetan
Pengelola Suramadu Diminta Atasi Kemacetan akibat Penggunaan e-Tol
Kemacetan di pintu masuk Jembatan Tol Suramadu, Senin, 15 Januari 2018, Medcom.id - Rahmatullah

Bangkalan: Kepolisian Resor Bangkalan, Jawa Timur, meminta pengelola segera mencari solusi mengatasi kemacetan di pintu jembatan Suramadu bagian sisi Madura. Kemacetan terjadi dalam beberapa hari terakhir setelah penggunaan alat pembayaran elektronik atau e-tol di pintu jembatan.

Kapolres Bangkalan AKBP Anisullah M Ridha mengundang pengelola untuk membahas masalah kemacetan. Bila dibiarkan, kata Anisullah, emosi pengendara terpancing dan berpotensi keributan.

"Kami mendatangkan pihak Jasa Marga untuk berkoordinasi dalam mengurai kemacetan yang terjadi di pintu masuk jembatan Suramadu," kata Kapolres usai bertemu pengelola jembatan Suramadu di Mapolres Bangkalan, Selasa, 16 Januari 2018.

Dari hasil koordinasi tersebut, Anis merekomendasikan beberapa solusi untuk mengurai kemacetan tersebut. Salah satunya ialah meningkatkan sosialisasi kepada pengendara.

"Rambu-rambu untuk kendaraan yang besar-besar agar dipasang. Sehingga tidak meggunakan tol lagi. Juga mesin penggesek e-tol itu diganti ke mesin yang lebih sensitif," ujarnya.

Sementara Kepala Jembatan Suramadu, Mudjiono, berjanji meningkatkan lagi sosialisasi tersebut. Namun Mudjiono menyebut kemacetan tersebut terjadi lantaran sebagian pengguna jalan belum mau menerima kebijakan e-tol. 

"Sejak tanggal 13 Januari 2018, kami sudah tidak melayani pembayaran tunai. Intinya untuk lalin di hari Sabtu dan Minggu ada peningkatan. Kenapa terjadi antrean? Kami shock therapy pengguna jalan agar terbiasa menggunakan e tol," dalihnya.

Ditanya mengenai mesin e-tol yang terbilang kurang sensitif? Mudjiono justru mengklaim  mesin tersebut keluaran terbaru, sehingga sensivitasnya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 3 detik.

"Kalau mesinnya itu keluaran terbaru, paling lama itu 3 detik saat e-tolnya ditempelkan sudah bisa langsung terbuka portalnya," pungkasnya.


(RRN)