Perusahaan Armada Transportasi Diminta tak Angkut Rombongan ke Jakarta

Syaikhul Hadi    •    Minggu, 27 Nov 2016 12:37 WIB
unjuk rasa
Perusahaan Armada Transportasi Diminta tak Angkut Rombongan ke Jakarta
Ratusan ribu orang berunjuk rasa di Jakarta dalam 4 November, Ant - Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, meminta perusahaan angkutan maupun mobil tak menyewakan kendaraannya kepada rombongan yang hendak berunjuk rasa di Jakarta. Rombongan itu bakal mengikuti aksi damai Bela Islam di Jakarta pada 2 Desember.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu menyampaikan permintaan itu saat bertemu sejumlah perusahaan otobus dan rental mobil. Wahyu meminta pengusaha selektif memilih pelanggan yang hendak menyewa armada.

"Itu sebagai cara agar kedatangan rombongan tak berimbas kemacetan," kata Wahyu seperti yang ditulis Metrotvnews.com, Minggu (27/11/2016).
 
Polresta Sidoarjo, ujar Wahyu, tak melarang rombongan mengikuti aksi di Jakarta. Namun itu bertujuan mengurangi volume massa datang dari berbagai daerah.

Menurut Wahyu, 10 perusahaan transportasi besar di Sidoarjo biasa melayani angkutan sewaan keluar daerah. Kesepuluh perusahaan itu, kata Wahyu, menyepakati permintaan itu.

Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Joko Santosa, mengatakan hal yang sama. Ia tak memperkenankan armada transportasi memberangkatkan rombongan unjuk rasa ke Jakarta.

"Kalau masalah itu kami enggak berani untuk memberikan izin. Tapi kalau untuk wisata lainnya atau yang berkaitan dengan pribadi tidak masalah," ujar Joko melalui sambungan selularnya. 

Sejauh ini, belum ada pemberitahuan apapun yang diterima Dinas Perhubungan Sidoarjo terkait rencana tersebut. 

Aksi pada 2 Desember mendatang berkaitan dengan tuntutan sekelompok massa mengatasnamakan bela Islam atas kasus penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki 'Ahok Tjahya Purnama. Meski kasus tersebut sedang ditangani pihak Kepolisian, mereka menuntut agar Ahok di Penjara. 


(RRN)