Lagi, Oknum Kades di Sidoarjo Tertangkap Pungli

Syaikhul Hadi    •    Jumat, 17 Mar 2017 14:21 WIB
korupsi
Lagi, Oknum Kades di Sidoarjo Tertangkap Pungli
Polisi menyita sejumlah uang dan dokumen surat tanah (Foto;MTVN/Hadi)

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Pelaksana tugas Kepala Desa Semambung, kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, ditangkap Satreskrim Polresta Sidoarjo. Kades bernama Prayudi Santoso itu kedapatan meminta sejumlah uang kepada seorang pemohon pembuatan penertiban surat perjanjian jual beli (SPJB) sementara.

Waka Polres Sidoarjo AKBP Indra Mardiana mengatakan, penangkapan atas kades berusia 50 tahun itu berawal dari informasi adanya pungutan liar di Desa Semambung. Pungli dilakukan atas pembelian tanah di desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.

Saat itu, Suraswati (pembeli) yang sedang mengurus pembelian tanah seluas 130 meter persegi, Diminta membayar 5 persen dari harga pembelian tanah sebesar Rp260 juta. 

"Uang yang diminta tersangka tidak ada landasan hukumnya, aturan maupun pedomannya," ungkap Indra di Polres Sidoarjo, Jumat, 17 Maret 2017. 

Dari hasil penangkapan, petugas menyita barang bukti, di antaranya uang tunai senilai Rp10 juta, satu lembar kwitansi berisi surat terima dari korban. Polisi masih terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut. 

Prayudi dijerat Pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang  Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

Penangkapan atas oknum kades ini tak hanya sekali, Kepala Desa Ploso, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, Sayifu Effendi beserta sekretarisnya, Abdul Rofiq ditangkap Unit Tipikor Satreskrim Polresta Sidoarjo. Keduanya tertangkap tangan terkait kasus pungutan liar dalam penerbitan sertifikat Program Agraria Nasional (Prona).

Tak tanggung-tanggung perangkat desa itu memeras setiap pemohon dengan biaya Rp1,5 hingga Rp2 juta. Program itu sudah dijalankan sejak medio 2016. 

Polisi juga pernah melakukan tangkap tangan dugaan pungutan liar pengurusan sertifikat Proyek Nasional Agraria (Prona) di Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo.

Empat orang yang diketahui sebagai panitia Pokmas Prona dan perangkat desa ditangkap. Polisi menetapkan satu tersangka, yakni Kepala Desa Sarirogo Eko Prabowo, 49. 



(ALB)