Kejati Jatim Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Dahlan

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Selasa, 08 Nov 2016 17:11 WIB
dahlan iskan
Kejati Jatim Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Dahlan
Dahlan Iskan. Foto: Antara/Umarul Faruq

Metrotvnews.com, Surabaya: Kejaksaan Tinggi Jawa Timur siap menghadapi praperadilan yang diajukan Dahlan Iskan, tersangka dugaan korupsi aset PT Panca Wira Usaha (PWU).

Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus (Kasidik Pidsus) Kejati Jatim Dandeni Herdiana mengatakan sudah mengetahui upaya yang diajukan Dahlan dari tim penasihat hukumnya. Tim penasihat hukum bahkan meminta pemeriksaan Dahlan diteruskan setelah proses praperadilan.

“Dalam KUHAP (Kitab UU Hukum Acara Pidana) ditegaskan, sebelum ada putusan, proses penyidikan dan pemeriksaan tak bisa dihalangi. Intinya, Kejati Jatim sudah siap atas prapid (praperadilan) yang dilakukan Dahlan,” kata Dandeni, Selasa (8/11/2016).

Kejati Jatim menegaskan penetapan tersangka terhadap Dahlan sudah sesuai aturan KUHAP maupun aturan Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam penetapan tersangka, lanjut Dandeni, penyidik sudah mempunyai tiga alat bukti dari minimal dua alat bukti yang dibutuhkan.

“Untuk persoalan hasil BPKP yang belum keluar, ini bukan investigatif, tapi hanya perhitungan besarnya kerugian negara. Dan proses itu tidak langsung ujuk-ujuk (tiba-tiba) dihitung, tapi ada ekspose dulu dan kesepakatan. Seharusnya praperadilan ini mengenai proses, bukan mengenai benar atau salahnya,” kata Dandeni.

Dahlan ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi PT PWU oleh Kejati Jatim. Dalam hal ini, mantan Dirut PLN itu diduga ikut bertanggung jawab atas pelepasan aset milik BUMD Jatim itu. Selain Dahlan, Kejati juga menetapkan Wisnu Wardhana sebagai tersangka dalam kasus ini.

Selain kasus PT PWU, hingga saat ini Dahlan juga berhadapan dengan Kejaksaan Agung atas dugaan pengadaan mobil listrik saat ia menjabat sebagai Menteri BUMN. Dahlan telah diperiksa sekali sebagai saksi dalam kasus ini oleh Kejaksaan Agung di kantor Kejati Jatim.

 


(UWA)