Setnov: Golkar Siap Menangkan Jokowi Pada Pilpres 2019

Amaluddin    •    Minggu, 06 Nov 2016 18:33 WIB
partai golkar
Setnov: Golkar Siap Menangkan Jokowi Pada Pilpres 2019
Presiden Joko Widodo, Ant - Widodo S Jusuf

Metrotvnews.com, Surabaya: Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto, menegaskan partainya akan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Setnov juga menyatakan akan mengerahkan kekuatan penuh untuk memenangkan Jokowi nantinya.

"Kita bukan hanya mendukung dan menyalonkan saja, tapi kita akan memenangkan untuk Presiden Republik Indonesia, Pak Jokowi di 2019," tegas Setnov, dalam sambutannya pada acara peringatan HUT Partai Golkar ke-52 di JX Internasional, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (6/11/2016).

Menurut Setnov, dukungan terhadap Jokowi merupakan hasil dari keputusan Rapimnas Partai Golkar. Novanto beralasan mengapa partainya memberi dukungan terhadap figur Jokowi, karena ia menilai reputasi Jokowi sangat bagus serta dukungan besar dari publik.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan perwujudan politik kebangsaan di atas kepentingan politik dan kelompok. Lebih dari itu, Novanto menyebutkan Jokowi memang layak untuk didukung untuk maju kembali dalam Pilpres 2019 mendatang.

Misi 2019 mendatang, lanjut Setnov, sudah menjadi tekad partai berlogo pohon beringin untuk memenangkan Jokowi, kembali menempati kursi RI 1 untuk kali kedua. 

"Baik semua kader di DPR, DPRD dan juga seluruh komponen bupati, wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur semuanya kita kompak untuk mendukung (kemenangan Jokowi di 2019," jelasnya. 

Untuk menyolidkan dukungan tersebut, kata Setnov, Partai Golkar akan melakukan sosialisasi ke daerah-daerah. "Kita sosialaisasi dengan foto-foto presiden. Misalnya foto-foto presiden yang ditempel di kantor kami, itu bentuk dari pada dukungan kami kepada Pak Jokowi," tegasnya. 

Setnov menegaskan bahwa dukungan Partai Golkar tersebut hanya untuk Jokowi sebagai presiden di Pilpres 2019, bukan mendukung calon wakil presiden bagi siapapun. 

"Ndak ada dukungan untuk wapres. Kita hanya mendukung Presiden Republik Indonesia. Tidak mempunyai pikiran apa-apa, kecuali memenangkan beliau (Jokowi)," tandasnya.


(RRN)