Wagub Akui Perumahan Akibatkan Banjir di Jatim

Amaluddin, Syaikhul Hadi    •    Selasa, 11 Oct 2016 09:58 WIB
bencana banjir
Wagub Akui Perumahan Akibatkan Banjir di Jatim
Gus Ipul mendatangi lokasi banjir di Sidoarjo, MTVN - Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengakui pembangunan perumahan cukup tinggi. Sehingga hal itu menjadi penyebab banjir terjadi di beberapa lokasi.

Gus Ipul mengakui banjir terjadi akibat penyempitan sungai yang tak mampu menampung volume air. Sementara perumahan semakin bertambah.

Lantaran itu Gus Ipul meminta kepala daerah di setiap kabupaten dan kota menyiapkan solusi. Sehingga perumahan dapat mengakomodasi kebutuhan tempat tinggal warga. Namun banjir tak mengancam keselamatan warga.

"Pembangunan perumahan maupun industri harus bisa dihitung tingkat kerawanannya. Jangan sampai ini menjadi bencana yang tak bisa diatasi. Karena bencana itu bisa kita ketahui, kecuali longsor," kata Gus Ipul saat mendatang warga korban banjir di Desa Tresobo, Kecamatan Taman Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (11/10/2016).

Sementara itu Kepala BPBD Jatim Sudharmawan mengatakan empat daerah terendam banjir. Selain Sidoarjo, banjir juga terjadi di Trenggalek, Ngawi, dan Sampang.

Namun, banjir paling parah terjadi di Sampang. Puluhan desa terendam banjir dengan ketinggian melebihi setengah meter.

"Penyebab banjir karena luapan air Sungai Komuning sejak pukul 13.00 WIB. Air meluber hingga ke beberapa daerah di Sampang," jelasnya.

Yang membuat kondisi semakin parah yaitu air laut sedang pasang. Sehingga butuh waktu lama agar banjir surut.





(RRN)