Warga Mandiri Bersihkan Sungai untuk Antisipasi Banjir

Syaikhul Hadi    •    Senin, 15 Oct 2018 20:24 WIB
bencana banjir
Warga Mandiri Bersihkan Sungai untuk Antisipasi Banjir
Warga Desa Wedoro, Sidoarjo, bersiap membersihkan sampah di Sungai Buntung, Senin, 15 Oktober 2018, Medcom.id - Hadi

Sidoarjo: Warga di Sidoarjo, Jawa Timur, melakukan tindakan antisipasi secara mandiri terhadap potensi banjir di musim peralihan kemarau ke penghujan. Satu di antaranya membersihkan aliran Sungai Buntung dan membeli perahu.

Nafi, Kepala Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo, mengatakan banjir berpotensi merendam daerah tersebut. Sebab sampah rumah tangga dan enceng gondok menutup aliran sungai.

"Bila hujan datang, saya dan warga khawatir banjir merendam," ujar Nafi di Desa Wedoro, Senin, 15 Oktober 2018.

Lantaran itu, Nafi dan warganya membersihkan sungai. Enceng gondok dan sampah rumah tangga dialihkan agar tidak menutupi aliran sungai.

"Kalau sampah sudah menumpuk, otomatis saluran air tidak akan jalan. Dan air sungai pun bakal meninggi. Akibatnya, banjir dimana-mana," jelas Nafi. 

Pemerintah telah membangun pagar besi di sepanjang jembatan yang menghubungkan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Kolonel Sugiono, di desa tersebut. Pagar dibangun setinggi 3 meter dengan panjang 9 meter. Tujuan jembatan dibangun agar masyarakat tak lagi membuang sampah ke sungai.

"Kalau enggak dikasih pagar, warga bakal seenaknya buang sampah ke sungai," katanya. 

Nafi pun mengajak anaknya dan kerabat sukarela melakukan bersih-bersih sungai. Mereka menggunakan perahu untuk membersihkan sungai.

"Setiap sore sepulang kerja, saya ajak anak saya dan beberapa kerabat untuk ikut menaiki perahu. Melihat-lihat bagaimana kondisi sungai yang ada. Harapannya, mereka bisa mengetahui dampaknya jika sampah menggenangi sungai," tandasnya. 



(RRN)