BBKSDA Jatim Buru Predator di Penangkaran Coban Jahe

Daviq Umar Al Faruq    •    Rabu, 23 Jan 2019 13:58 WIB
satwa dilindungi
BBKSDA Jatim Buru Predator di Penangkaran Coban Jahe
Kamera jebakan dan umpan yang dipasang di kawasan penangkaran Coban Jahe. Foto: Istimewa

Malang: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur memasang kamera jebakan (camera trap) di kawasan penangkaran Coban Jahe, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kamera dan jebakan dipasang untuk memburu predator yang telah memangsa 14 ekor rusa pada Minggu, 20 Januari 2019.

Kepala BBKSDA Jawa Timur, Nandang Prihadi menyebut empat kamera jebakan dipasang. Umpan berupa kambing juga disebar di sekitar lokasi penangkaran.

Diduga predator yang berkeliaran di kawasan berjenis macan tutul atau anjing liar. Sebab lokasi penangkaran berdekatan dengan hutan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS).

"Terdapat beberapa ciri bekas gigitan (pada rusa yang mati). Ada yang di perut dan paha," bebernya.

Kamera jebakan tersebut masih belum dipastikan bakal dipasang sampai kapan. Ketua Profauna Indonesia Rosek Nursahid mengatakan pemasangan kamera jebakan itu untuk mengetahui secara pasti hewan pemangsa.

"Makanya dipasang kamera itu agar pasti," pungkasnya.

Belasan rusa jenis tutul ditemukan mati di kawasan penangkaran Coban Jahe, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, 20 Januari 2019 sekitar pukul 06.30 WIB. Dua ekor rusa dinyatakan hilang.
 


(SUR)