32 Bangunan di Malang Jadi Cagar Budaya

Daviq Umar Al Faruq    •    Senin, 14 Jan 2019 15:35 WIB
cagar budaya
32 Bangunan di Malang Jadi Cagar Budaya
Penyerahan sertifikat penetapan bangunan cagar budaya di Kota Malang. (Foto: Humas Pemkot Malang)

Malang: Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menetapkan sebanyak 32 bangunan di Kota Malang menadi cagar budaya atau heritage. Bangunan yang ditetapkan mulai dari bangunan pemerintahan, sekolah, perbankan, gereja, klenteng, hingga bangunan brandweer (pemadam kebakaran).

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan penetapan ini adalah sebuah bentuk keseriusan Pemkot Malang untuk menjadikan Kota Malang sebagai kota heritage. Penetapan ini juga bukti keseriusan dari masyarakat Kota Malang sendiri.

"Ini menunjukan kesungguhan dari semua masyarakat bukan hanya pemerintah, karena sistem pembangunan kita sistem pentahelic. Ini menguatkan kita," katanya, Senin 14 Januari 2019.

Sutiaji menjelaskan, selain kawasan heritage, bangunan-bangunan heritage di Kota Malang juga harus dipertahankan. Sebab bila tidak, bangunan-bangunan tersebut bisa berubah dan menjadi punah.

"Kita sudah kehilangan banyak (bangunan heritage). Bukan hanya bangunan saja kita juga punya pohon heritage juga. Semoga kedepan masyarakat bisa menghormati apa yang menjadi budaya menjadi lebih baik lagi," ungkapnya.

Disisi lain, pria berkacamata ini mengaku bahwa jumlah bangunan cagar budaya bakal ditambah kedepannya. Penambahan bangunan heritage ini akan dilakukan secara bertahap.

"Semua yang berada di wilayah kota harus kita pertahankan. Ini bertahap dan akan terus menerus bertambah," pungkasnya.

Sebagai informasi, Sutiaji menyerahkan sertifikat penetapan bangunan Cagar Budaya ke perwakilan pengelola 32 bangunan di Kota Malang. Penyerahan sertifikat dilakukan usai apel pagi di Halaman Balai Kota Malang, Senin 14 Januari 2019.

32 bangunan-struktur Cagar Budaya yang ditetapkan diantaranya Bangunan Balai Kota, Bangunan Bank Indonesia, Bangunan Kantor Pajak Pratama, Bangunan Gereja Immanuel, Bangunan Gereja Idjen, Bangunan Sekolah SMA 4, Bangunan Rumah Dinas Walikota, Bangunan Sekolah Corjesu, Bangunan Hotel pelangi, Bangunan Rumah ex Toko NIMEF, Bangunan Asrama Bali, dan Bangunan Gedung AIA.

Selanjutnya, Bangunan Stasiun Kota Lama, Bangunan Makam Bupati Malang, Bangunan Rumah Anjasmoro 25, Struktur Tandon Air Tlogomas, Struktur jembatan Mojopahit, Struktur Jembatan Kahuripan, Struktur Buk Gluduk, Bangunan KPPN, Bangunan Gereja Hati Kudus, Bangunan Sekolah Frateran, Bangunan Bank Mandiri Merdeka dan Bangunan Bank Commenwealth. 



(ALB)