Pemkab Sidoarjo Siapkan Petugas Antisipasi Banjir dan Pohon Tumbang

Syaikhul Hadi    •    Rabu, 15 Nov 2017 18:16 WIB
banjircuaca ekstremmusim hujan
Pemkab Sidoarjo Siapkan Petugas Antisipasi Banjir dan Pohon Tumbang
Sungai Gedangan Sidoarjo sudah tidak ada lagi tumpukan sampah yang menggenangi sungai.

Sidoarjo: Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai meningkatkan kewaspadaan dalam pergantian musim. Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amiq mengaku sudah menerjunkan pasukan pangkas dan agen lingkungan untuk mengantisipasi pohon tumbang dan banjir akibat sampah. 

Bahrul mengatakan, sejatinya penerjunan pasukan pangkas dan agen lingkungan rutin dilakukan. Hanya saja untuk menghadapi musim hujan, pihak DLHK mulai meningkatkan kewaspadaannya.

"Sebenarnya sudah rutin kita lakukan. Hanya saja untuk mewaspadai itu kita tingkatkan. Dan ini sudah berjalan satu pekan yang lalu," kata Amiq, Rabu, 15 November 2017. 

Pasukan pangkas, bertugas memangkas pohon-pohon yang ada di sepanjang jalan-jalan raya. Pohon rimbun, menurutnya sangat berpotensi tumbang jika terkena angin dan hujan besar. Begitupun kekuatan pohon yang ada juga perlu diwaspadai. 

"Potensi-potensi kerawanan ini yang harus kita waspadai. Jangan sampai menunggu kejadian dulu baru kita bergerak," katanya. 

Tak hanya itu, pihaknya juga mewaspadai adanya banjir yang diakibatkan sampah-sampah, baik di gorong-gorong, drainase, dan sungai-sungai yang ada di Sidoarjo. Melalui kampanye bersih-bersih lingkungan oleh kader lingkungan didorong untuk melakukan aksi nyata. 

"Sejak awal kita sudah mulai melakukan pendekatan berbasis kewilayahan. Kita punya agen lingkungan baik ditingkatan kabupaten, kecamatan dan pemerintahan desa. Bahkan nantinya kita galakkan ke masing-masing RT/RW," jelasnya. 

Program itu bersinergi dengan program kota tanpa kumuh (Zero Waste Academy) yang sudah digalakkan sejak awal 2017. Harapannya, agen-agen lingkungan bisa berkembang hingga ke masing-masing RT/RW yang ada di kecamatan Sidoarjo. 

"Mereka sudah kita bekali kemampuan, baik sosialisasi, edukasi hingga pendampingan kepada masyarakat. Yakni bagaimana mempraktekkan membersihkan sampah sampai ditingkat sumber," tandasnya. 

Sementara itu, pantauan Metrotvnews.com di Sungai Gedangan Sidoarjo sudah tidak ada lagi tumpukan sampah yang menggenangi sungai tersebut. Air sungai masih terlihat bening kebiru-biruan. Hanya saja terlihat Enceng gondok dibeberapa titik sungai yang harus segera dibersihkan. 


(ALB)