KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Malang

Daviq Umar Al Faruq    •    Rabu, 21 Mar 2018 14:38 WIB
kasus korupsiKorupsi APBD-P Malang
KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Malang
Penyidik KPK menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Kota Malang HM Zainuddin di Jalan Prof M Yamin IV/16 Kecamatan Klojen Kota Malang, Rabu 21 Maret 2018. Foto: Medcom.id/DAVIQ UMAR AL FARUQ

Malang: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah rumah sejumlah saksi untuk kasus dugaan suap pengesahan APBD Perubahan Malang Tahun Anggaran 2015, Rabu, 21 Maret 2018. Rumah Wakil Ketua DPRD Kota Malang HM Zainuddin salah satu yang digeledah lembaga anti rasuah.

Pria yang sebelumnya dikabarkan telah ditetapkan tersangka didatangi KPK saat hendak menunaikan salat zuhur di masjid sekitar rumahnya sekitar pukul 11.45 WIB. Zainuddin dikenal sebagai ketua Takmir Masjid dan ketua RW di lingkungan sekitarnya.

Usai penggeledahan berakhir, Zainuddin berdalih kunjungan KPK ke rumahnya dalam rangka silaturahmi. "Tidak ada barang dari rumah saya yang dibawa oleh KPK. Hanya ngajak mengobrol saja," kata dia.

(Baca: KPK Tahan eks Ketua DPRD Malang)

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini membenarkan penyidik KPK menggeledah sejumlah ruangan rumahnya."Ada sekitar lima orang yang memeriksa tiga ruangan di rumah saya. Laptop anak saya dan HP saya juga ikut diperiksa," bebernya.

Zainuddin disebut menjadi salah satu tersangka bersama 17 anggota dewan lainnya. Dia mengaku tidak begitu tahu tentang informasi tersebut. "Saya tahunya malah dari orang-orang dan media," ungkapnya.


Wakil Ketua DPRD Kota Malang HM Zainuddin di Jalan Prof M Yamin IV/16 Kecamatan Klojen Kota Malang, Rabu 21 Maret 2018. Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq


Selain Zainuddin, penyidik KPK juga terlihat menggeledah rumah anggota DPRD Kota Malang lainnya, Bambang Sumarto, di Jalan Candi Jago Kecamatan Blimbing Kota Malang.

"Kedatangannya kapan saya nggak tahu. Saya hanya lihat ada dua mobil Avanza dan polisi di depan rumah Pak Bambang," kata Sabihudin, ketua RW setempat.

Pengusaha batik tulis ini mengaku melihat peristiwa itu saat hendak akan keluar rumah. Dia mengatakan sehari-harinya Bambang berada di rumah.

"Setelah melihat itu saya nggak jadi keluar. Saya melihat ada polisi bawa senjata laras panjang menjaga di depan rumah. Selang 2-3 menit, mobil itu kemudian pergi," tambahnya.

(Baca: KPK Warning Pihak yang Terkait Suap APBD Kota Malang)

Sebelumnya, KPK menggeledah rumah milik dua calon Wali Kota Malang 2018 Moch Anton dan Ya'qud Ananda Gudban, Selasa, 20 Maret 2018.

Rumah Anton di Jalan Telaga Indah, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, digeledah pukul 12.30 WIB. Sedangkan rumah Ya'qud di Jalan Ijen No 73, Kecamatan Klojen, Kota Malang, digeledah pukul 15.30 WIB.

 


(SUR)