Jangan Jadikan Pekerjaan TKI Pilihan Utama

Nurul Hidayat    •    Kamis, 22 Mar 2018 11:06 WIB
tki
Jangan Jadikan Pekerjaan TKI Pilihan Utama
Ilustrasi. Beberapa tenaga kerja wanita dari Malaysia yang dideportasi bersama bayinya. (ANT/ASWADDY HAMID )

Jombang: Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jawa Timur mengimbau masyarakat tak menjadikan bekerja di luar negeri sebagai pilihan utama mata pencaharian. Risiko menjadi TKI sangat tinggi.

"Jangan dipikir enaknya saja, bayaran banyak, keluarga di rumah dapat kiriman terus, dan masih banyak lagi. Perlu dipikirkan juga risikonya seperti apa," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, Setiajit, di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis, 22 Maret 2018.

Ia menjelaskan, jika sangat terpaksa memilih menjadi TKI sebagai mata pencaharian, masyarkat harus mampu memilih di negara mana dia akan bekerja, menggunakan jasa Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang tepercaya, dan mengetahui mekanisme kerjanya.

"Mereka juga harus mempunyai kemampuan kerja dan bahasa yang baik. Ini agar, jika ada masalah atau lain hal, dapat berkomunikasi dengan baik," imbuhnya.

Timur juga menyarankan para calon TKI mempertimbangkan negara tujuan bekerja. Beberapa negara punya perjanjian kerja dengan pemerintah Indonesia, meliputi harus terpenuhinya jaminan atau asuransi dari pekerja itu sendiri.

"Kami sarankan untuk memilih negara non-Saudi Arabia seperti Singapura dan Hongkong yang sudah punya perjanjian dengan Indonesia. Perjanjian dengan negara Saudi masih lemah," kata lelaki yang juga menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pj) Bupati Jombang itu.


(LDS)