Khofifah Daftar Cagub ke Demokrat

Amaluddin    •    Senin, 02 Oct 2017 13:04 WIB
pilgub jatim 2018
Khofifah Daftar Cagub ke Demokrat
Khofifah Indar Parawansa --MTVN/Rofahan.

Metrotvnews.com, Surabaya: Khofifah Indar Parawansa resmi mendaftar ke Partai Demokrat sebagai calon gubernur (cagub) di Pilgub Jawa Timur 2018. Pendaftaran dilakukan dua utusan Khofifah pada Sabtu malam 30 September 2017.

"Hanya bu Khofifah yang mendaftar di pendaftaran tahap kedua, sedangkan kandidat lain sudah mendaftar di tahap pertama," kata kata Ketua Desk Pilkada DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Renville Antonio, saat dikonfirmasi, Senin, 2 Oktober 2017.

Dengan begitu, sambung Renville, ada enam kandidat yang telah mendaftar ke Demokrat. Lima di antaranya mendaftar sebagai cagub, yakni Saifullah Yusuf, La Nyalla M. Mattalitti, Nurwiyatno, Nurhayati Ali Assegaf, dan Kombes Syafiin.

"Kepala Inspektorat Pemprov Jatim Nurwiyatno mendafatar sebagai cawagub," ujar Renville. 

Renville mengatakan, Khofifah mendaftar ke DPD PD Jatim pada Sabtu malam, detik-detik akan ditutupnya pendaftaran cagub/cawagub Demokrat tahap kedua, 30 September 2017. Khofifah mengutus dua orang untuk mendaftarkannya sebagai cagub. 

"Saya yang kemarin menerima langsung pendaftarannya Bu Khofifah melalui dua orang utusannya," katanya.

Utusan Khofifah itu, kata Renville, dibekali surat kuasa resmi dari Khofifah. "Sudah kita cek, surat kuasanya resmi dari bu Khofifah," kata Renville yang mengaku lupa nama lengkap utusan Khofifah itu.

Menurut penjelasan dari utusannya itu, lanjut Renville, Khofifah memang sedang ada di Jatim. Namun sejak pagi sampai malam, Khofifah ada tugas Kementerian yang tidak bisa bisa ditinggalkan. "Karena itu, bu Khofifah mengirim utusannya untuk mendaftarkan," kata politikus yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim.

Apakah pendaftaran Khofifah ini sah? Renville mengaku, belum bisa memberikan jawaban. Pasalnya, sang calon tidak datang sendiri mengambil formulir. 

"Namun Partai Demokrat tidak mungkin menolak pendaftaran hingga batas akhir waktu yang ditentukan. Untuk itu DPD PD Jatim menyerahkan keputusan final kepada DPP Partai Demokrat di Jakarta. Diterima atau tidak, kami serahkan ke DPP," kata Renville.



(ALB)