NasDem-Golkar Ingin Khofifah Gandeng Hasan Aminuddin

Amaluddin    •    Senin, 23 Oct 2017 18:34 WIB
pilgub jatim 2018
NasDem-Golkar Ingin Khofifah Gandeng Hasan Aminuddin
Khofifah Indar Parawansa --MTVN/Rofahan.

Metrotvnews.com, Surabaya: Partai NasDem dan Golkar berharap Khofifah Indar Parawansa menggandeng Hasan Aminuddin sebagai wakilnya di Pilgub Jawa Timur 2018. Dua parpol pengusung Khofifah tersebut menganggap mantan Bupati Probolinggo dua priode itu layak menjadi pendamping Khofifah.

"Beliau (Hasan Aminuddin, red.) bisa menopang suara Bu Khofifah, utamanya daerah Tapal Kuda dan Matraman. Sebab beliau itu adalah figur politik senior tiga zaman," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem Jatim, Muzammil Syafi'i, Senin 23 Oktober 2017.

Hasan, lanjut Muzammil, politik senior di daerah Tapal Kuda dan Matraman. Menurutnya, anggota komisi VIII DPR RI itu sudah berkecimpung di dunia politik tiga zaman, mulai zaman orde baru, zaman reformasi, dan zaman restorasi.

"Kemampuannya tentu sudah tidak perlu diragukan dalam mengakomodasi kepentingan masyarakat. Sebagai seorang kyai, nama Pak Hasan juga tidak asing di kalangan Nahdatul Ulama (NU)," katanya.

Meskipun disebut tokoh yang lahir dari kultur tapal kuda dan Madura, bukan berarti mantan Ketua PKB era Gus Dur itu tidak memiliki basis massa di wilayah mataraman. Isterinya yang saat ini menjabat Bupati Probolinggo, berasal dari Ponorogo, dan dipastikan bisa mengakomodasi kepentingan politik wilayah mataraman.

Sebetulnya menurut dia, almarhum KH Hasyim Muzadi sudah memasangkan Khofifah Indar Parawansa dengan Hasan Aminudin di Pilkada Jatim 2013. Tapi kemudian dianulir oleh PKB sebagai partai pengusung, sehari sebelum pendaftaran KPU Jatim ditutup. 

"Jadi memasangkan Ibu Khofifah dan Pak Hasan merupakan amanah Almarhum KH Hasyim Muzadi," terangnya.

Keinginan memasangkan Hasan Aminudin dengan Khofifah juga dilontarkan oleh Ketua Umum Partai Golkar yang juga Ketua DPR RI saat berkunjung ke Probolinggo dalam peringatan Hari Santri, Minggu kemarin.

Kata Setya Novanto, Partai Golkar berharap wakil Khofifah adalah figur yang dekat dengan para ulama seperti Hasan Aminudin. "Saya berharap Khofifah menemukan wakilnya di Probolinggo ini," kata Setnov.

Sementara itu, Lembaga Survei The Initiatif Institute mencatat, pasangan dari kalangan santri sangat diminati oleh warga Jatim di Pilkada 2018. Hasil survei kepada 1016 responden di 108 desa dan kelurahan di Jatim pada September lalu menyebut, latar belakang pasangan santri dan santri memiliki point tertinggi dari aspek kepantasan dengan 63,3 persen.

Pasangan latar belakang santri-nasionalis mencatat point 54,3 persen, sementara nasionalis-santri sebanyak 52 persen. 

"Jika Khofifah memilih Hasan Aminuddin, maka panggung politik pilkada Jatim dipenuhi santri. Karena pasangan yang diusung PDIP dan PKB juga dari kalangan santri," kata CEO The Initiatif Institute, Airlangga Pribadi.

Pasangan Khofifah sendiri saat ini masih digodok oleh tim 9 kyai, dan dijadwalkan akan dirilis sebelum 15 November. Pertemuan terakhir di Surabaya beberapa waktu lalu, tim 9 masih menentukan kreteria yang wajib dipenuhi pendamping Khofifah yakni memiliki kapabilitas, integritas, bisa bekerjasama dengan cagub Khofifah, didukung oleh semua partai pengusung, dan terakhir bisa menjadi pendulang suara untuk pasangan yang diusung.


(ALB)