BPOM RI Jadikan Banyuwangi Percontohan Kolaborasi MPP

Amaluddin    •    Sabtu, 14 Apr 2018 14:12 WIB
pelayanan publik
BPOM RI Jadikan Banyuwangi Percontohan Kolaborasi MPP
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Surabaya: Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny Kusumastuti akan menjadikan Banyuwangi sebagai percontohan kolaborasi pelayanan publik bersama pemerintah daerah.

"Ini merupakan pertama kali, karena kami sebelumnya belum pernah melakukannya dengan daerah manapun," kata Penny, usai melihat proses pelayanan publik di Lounge dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi dalam keterangan yang diterim Medcom.id, Sabtu, 14 April 2018.

Penny menilai Banyuwangi layak menjadi percontohan di Tanah Air. Penny menilai proses pelayanan publik di Banyuwangi sangat cepat dan efesien.

"Proses layanannya tentu sangat memudahkan masyarakat yang butuh pelayanan publik. Kami harap dengan kolaborasi ini bisa kian mendekatkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan BPOM," kata Penny.

Nantinya, lanjut Penny, BPOM akan bergabung di MPP Banyuwangi. BPOM akan menempatkan petugas di MPP guna bisa mendekatkan diri dengan masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

"Apalagi di Banyuwangi terdapat banyak pelaku UMKM dan industri yang terus tumbuh. Tentu mereka membutuhkan registrasi BPOM," katanya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik kolaborasi bersama BPOM ini. Dengan kolaborasi ini pelayanan publik yang ada di MPP Banyuwangi akan bertambah.

Menurut Anas, MPP Banyuwangi tidak hanya terdapat pelayanan pemerintah saja. Beragam pelayanan dari instansi lain terkumpul di MPP Banyuwangi.

Di MPP Banyuwangi saat ini telah terdapat 166 layanan yang bisa diurus di satu tempat. Layanan yang dulunya membutuhkan waktu berbulan-bulan diklaim dapat menjadi 15 menit saja.


(SUR)