Calon Wali Kota Tersangka Suap

NasDem Jatim Tetap Dukung Nanda-Wanedi

Daviq Umar Al Faruq    •    Senin, 09 Apr 2018 11:04 WIB
kasus suappilkada 2018
NasDem Jatim Tetap Dukung Nanda-Wanedi
Tiga pasang calon wali kota-wakil wali kota Malang dalam deklarasi kampanye damai, Minggu 18 Februari 2018, Medcom.id - Daviq

Malang: Partai NasDem tetap mengusung pasangan calon Ya'qud Ananda Gudban (Nanda) dan Ahmad Wanedi pada Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Malang 2018. Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Rendra Kresna mengatakan keputusan itu sesuai aturan yang berlaku.

"Menurut aturan, partai yang sudah mengusung dari awal ya harus tetap mengusung. Jadi NasDem tetap mendukung paslon Menawan (Menangkan Nanda-Wanedi)," kata Rendra.

Nanda kini berstatus sebagai tersangka kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang Tahun Anggaran 2015. Nanda ditahan KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada 2015, Nanda merupakan anggota DPRD Kota Malang.

"Apabila calon (calon wali kota) sedang menjalani proses hukum, pasangan calon tetap mendapat dukungan. Masih ada wakilnya, dan timnya. Saran saya, tim tetap berkomunikasi untuk mendapatkan dukungan," terang Rendra yang juga menjabat sebagai Bupati Malang itu.

Pada Pilwalkot Malang, Nanda-Wanedi mendapat dukungan dari NasDen, PAN, PDI Perjuangan, PPP, dan Hanura. Pasangan nomor urut 1 itu bersaing dengan dua pasangan lain. Yaitu Moch Anton-Samsul Mahmud (didukung PKB, Gerindra, serta PKS) di nomor urut 2 dan Sutiaji-Sofyan Edi (didukung Golkar dan Demokrat).

Seperti Nanda, Anton pun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Anton juga ditahan KPK di Jakarta.

Sehingga, dua calon wali kota itu tak dapat menghadiri debat publik perdana yang diselenggarakan KPU Kota Malang pada Sabtu, 7 April 2018. Hanya satu pasangan calon yang lengkap menghadiri kegiatan di Hotel Harris Kota Malang itu, yaitu Sutiaji-Sofyan.

Kandidat nomor urut 1 hanya dihadiri Wanedi. Sedangkan kandidat nomor urut 2 dihadiri Syamsul.

"Mari kita hormati proses hukum dan mari kita kedepankan asas praduga tak bersalah. Ayo Noto Malang," kata Wanedi dalam sambutannya di acara tersebut.


(RRN)