100 KK Jatim Transmigrasi ke Kalimantan Utara

Amaluddin    •    Rabu, 09 Nov 2016 17:06 WIB
transmigrasi
100 KK Jatim Transmigrasi ke Kalimantan Utara
Wagub Jatim Saifullah Yusuf memberangkatkan transmigran asal Jatim ke Bulungan Kalimantan Utara. (MTVN/Amal)

Metrotvnews.com, Surabaya: Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur memberangkatkan 100 kepala keluarga yang terdiri dari 309 jiwa ke Bulungan, Kalimantan Utara. Para transmigran itu berasal dari empat daerah di provinsi paling timur Pulau Jawa itu.

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, mengatakan tahun ini Pemprov Jatim telah memberangkatakan 550 KK warga ke berbagai daerah di Indonesia.

Kata Gus Ipul, sapaan akrabnya, pada 2016 ada penambahan kuota transmigrasi dari Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi sebanyak 550 KK. Dari jumlah tersebut, 100 KK dibiayai oleh APBD Jatim dan 450 KK dari pemerintah pusat.

"Kita bersyukur karena setiap tahun peminat transmigrasi di Jatim rata-rata antara 2.000 sampai 2.500 KK,” kata Gus Ipul, di sela pemberangkatan transmigran di Transito Disnakertranduk Jatim, Jalan Margorejo, Surabaya, Rabu (9/11/2016).

Ia menjelaskan, kerja sama antara Pemprov Jatim, Pemkab Bulungan, dan pusat telah dimulai sejak 2012. Pemprov Jatim dalam APBD secara khusus mengalokasikan dana hibah untuk membiayai pembangunan rumah transmigran, jamban keluarga, dan sarana air bersih.

"Dengan tambahan 100 KK yang kita berangkatkan sekarang, pemprov Jatim telah memberangkatkan 800 KK atau sekitar 2.488 jiwa. Dengan total dana hibah sebesar Rp31,177 miliar,” katanya.

Ia berharap, Pemprov Kaltra yang menjadi daerah tujuan transmigrasi menyediakan tempat layak huni, layak berkembang, dan layak untuk usaha. Dia juga berpesan agar para transmigran bisa beradaptasi dengan lingkungan setempat agar bisa segera mengubah kehidupan jadi lebih baik.

Para transmigran akan berangkat menggunakan Kapal Dharma Lautan Kirana IX menuju Makassar selama 2 hari 2 malam, dilanjutkan dengan Kapal Laut Bukit Siguntang ke Tarakan selama 3 hari 3 malam, dan dilanjutkan naik kapal kayu menuju Kab. Bulungan selama satu hari. 

“Kami sudah usul ke pemerintah pusat agar keberangkatan transmigran menggunakan jalur udara,” imbuh Kepala Disnakertransduk Jatim, Sukardo.


(SAN)