16 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Investasi Yusuf Mansur

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 21 Sep 2017 10:44 WIB
investasi
16 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Investasi Yusuf Mansur
Ustaz Yusuf Mansur -- ANT/Ujang Zaelani

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak 16 orang telah dimintai keterangan Polda Jatim terkait kasus dugaan penipuan dengan terlapor Jam’an Nur Chotib Mansur alias Ustaz Yusuf Mansur. Selanjutnya, polisi berencana melakukan gelar perkara.

"Hal tersebut tercantum dalam Surat Pemberitahuan atas Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari Polda Jatim dengan nomor: B/1480/SP2HP-3/IX/2017/Ditreskrimum terkait pelaporan terhadap Ustaz Yusuf Mansur," kata kuasa hukum pelapor, Sudarso Arif Bakuma, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis 21 September 2017.

Sudarso menambahkan, Ustaz Yusuf Mansur menjadi salah satu yang diperiksa sebagai saksi. Polisi masih mengumpulkan bukti.

"Kemungkinan dalam pekan ini akan dilakukan gelar perkara, barulah nanti ketahuan siapa tersangkanya," terangnya.

(Baca: Kasus Investasi Yusuf Mansur Naik ke Penyidikan)

Sementara itu, Rahmad K. Siregar selaku kuasa hukum korban mengapresiasi langkah Polda Jatim. Ia berharap, hasil gelar perkara bisa menentukan apakah kasus tersebut mengarah pada tindak pidana atau tidak.

"Sehingga, kasus ini ada titik terang," tambahnya.

Kasus itu bermula dari laporan sejumlah peserta program Investasi Condotel Moya Vidi ke Mapolda Jatim pada Juni 2017. Pada program investasi Condotel Moya Vidi, Yusuf Mansur menawarkan investasi berbentuk sertifikat dengan harga Rp2,75 juta per lembar. Sertifikat disertai skema keuntungan yang dijanjikan.

Belakangan, program investasi itu dialihkan untuk bisnis hotel, bukan condotel seperti yang disebut dalam perjanjian. Akibatnya, para nasabah merasa tidak puas dalam penyelenggaraan program investasi yang hanya diberitahu melalui website.


(NIN)