RUU Kewirusahaan Ditargetkan Rampung Agustus 2018

Daviq Umar Al Faruq    •    Kamis, 15 Mar 2018 14:33 WIB
umkm
RUU Kewirusahaan Ditargetkan Rampung Agustus 2018
Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Kewirausahaan Andreas Eddy Susetyo di Malang, Jawa Timur, Rabu, 14 Maret 2018. Foto: Medcom.id/DAVIQ UMAR AL FARUQ

Malang: Tim Panitia Khusus (Pansus) menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewirausahaan rampung pada Agustus 2018. RUU Kewirausahaan ini merupakan upaya pemerintah untuk mendorong lahirnya pengusaha baru di Indonesia.

Ketua Pansus RUU Kewirausahaan Andreas Eddy Susetyo mengakui peraturan ini telah diajukan sejak 2015 namun pengesahannya terus molor. Namun, dia memastikan RUU Kewirausahaan saat sudah di tahap pembahasan dan bisa segera diketok.

"Saya lihat yang jelas mudah-mudahan pada saat nanti hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17 agustus, RUU ini sudah selesai," kata Andreas saat ditemui Medcom.id di Batavia Resto Malang, Rabu, 14 Maret 2018.

Misi utama RUU Kewirausahaan yakni melahirkan regulasi yang mempercepat pertumbuhan wirausaha di Indonesia. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) akan menjadi sentral aturan.

"RUU ini adalah inisiatif dari DPR, sehingga perlu adanya pembahasan bersama pemerintah. Sebelumnya Presiden RI memberikan atensi kepada RUU Kewirausahaan. Sehingga akan kami selesiakan secepatnya," beber anggota DPR RI komisi XI ini.

Selain itu, RUU Kewirausahaan juga bertujuan memperkuat struktur ekonomi di Indonesia. "UMKM di Indonesia, 90 persennya didominasi Usaha Mikro. Sehingga tujuannya agar Usaha Mikro dapat meningkat menjadi Usaha Kecil dan Menengah," tandasnya.

Aturan ini juga berupaya mengurangi kesenjangan ekonomi yang tengah menjadi isu kritis saat ini. Di mengatakan pemerintah dan DPR telah melakukan melewati dua kali masa sidang untuk membahas RUU Kewirausahaan pada Februari 2018. Dalam RUU tersebut, terdapat perubahan pasal yang sebelumnya sejumlah 55 pasal menjadi 35 pasal.


(SUR)