Gubernur Jatim Minta Tim Kecil Rumuskan Usulan Angkutan Online

Amaluddin    •    Selasa, 03 Oct 2017 19:20 WIB
taksi onlinetransportasi berbasis aplikasi
Gubernur Jatim Minta Tim Kecil Rumuskan Usulan Angkutan Online
Ratusan angkutan kota memenuhi ruas jalan saat unjuk rasa pengemudi angkutan kota di Jalan Pahlawan Surabaya, Jawa Timur. Foto: Antara/Didik Suhartono

Metrotvnews.com, Surabaya: Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta komunitas angkutan konvensional yang berunjuk rasa membentuk tim kecil untuk merumuskan usulan terkait angkutan online. Usulan ini akan ditandatangani Soekarwo dan dibawa ke pusat.

"Tim kecil ini nanti ketemu sama Pak Wahid (Kepala Dinas Perhubungan Jatim) dan Kapolrestabes Surabaya. Hasilnya sore ini saya tandatangani untuk kemudian dibawa ke Jakarta," terang Pakde Karwo, sapaan akrabnya, saat menerima sopir angkutan konvensionaldi depan Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Selasa 3 Oktober 2017.

Pakde Karwo mengatakan, penyelenggaraan angkutan online masih berdasarkan Permenhub nomor 26 Tahun 2017 sampai dengan 1 November 2017. Untuk itu, Pemprov Jatim akan menyampaikan usulan sebelum tanggal tersebut.

“Kami berupaya sebelum 1 November sudah ada keputusan dari pusat. Yang kewenangan gubernur langsung saya putuskan, kalau pusat tolong nanti dirumuskan dulu,” kata Pakde Karwo.

Pemprov Jatim sudah mengeluarkan Keputusan Gubernur Jatim nomor 188/375/KPTS/013/2017 yang menetapkan kuota angkutan sewa khusus di Jatim sebanyak 4.445 kendaraan. Keputusan ini dikeluarkan agar tidak ada penambahan ijin bila permintaan kendaraan online sudah mencukupi. 

“Ini langkah pemerintah untuk melindungi bisnis seperti itu. Jangan sampai angkutan online baru bangkrut karena tidak tahu batas penumpangnya berapa,” tegas orang nomor satu di Pemprov Jatim itu.


(SUR)