Wiranto: Demonstran Harus Bubar Pukul 18.00 WIB

Amaluddin    •    Selasa, 01 Nov 2016 09:30 WIB
unjuk rasa
Wiranto: Demonstran Harus Bubar Pukul 18.00 WIB
Menhan Wiranto (kemeja putih) usai terpilih sebagai PBSI setelah Munas di Surabaya, Senin (31/10/2016). (Metrotvnews.com/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Wiranto mempersilakan warga berdemonstrasi pada 4 November 2016 di Jakarta. Ia berharap aksi besar-besaran berlangsung tertib dan aman.

"Silakan demo, menyatakan pendapat. Tapi jangan sampai mengganggu apalagi mengancam kebebasan atau kepentingan orang lain," ujar Wiranto, usai menghadiri acara Munas PBSI di Surabaya, Senin malam (31/10/2016). 

Baca: Polisi Siaga 1 Demo 4 November

Menurut Wiranto, Presiden Joko Widodo juga sudah memberikan imbauan soal menyatakan pendapat di muka umum itu dibolehkan, dan diatur undang-undang. Ia mengaku tidak masalah dengan aksi demonstrasi baik tanggal 4, 5, atau 6 November. 

"Silakan saja, asal memenuhi aturan. Yaitu melapor ke polisi, berapa jumlah massanya, temanya apa dan instrumen yang digunakan apa saja. Silakan demo, yang penting pada pukul 18.00 WIB harus bubar dan tak boleh kemudian pulangnya bikin kekacauan atau yel-yel yang menghina. Itu tidak boleh," tegas Wiranto.

Ia berharap demo besar-besaran yang akan dilaksanakan pada 4 November di Jakarta berjalan lancar dan tidak anarkis. "Mari kita berdoa, mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. Jangan sampai rakyat ditakut-takuti, apalagi sampai ada korban jiwa," ujar Wiranto.

Baca: Demo 4 November, Ahok: Saya Ikhlas Saja

Wiranto menyatakan bahwa aparat keamanan telah siaga penuh untuk mengamankan jalannya aksi 4 November mendatang. "Laporan dari Kapolri maupun Panglima TNI menyatakan mereka telah siap siaga untuk mengamankan jalannya aksi," pungkas mantan Panglima ABRI itu.


(SAN)