Makin Banyak Warga Jatim Cairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan

Amaluddin    •    Senin, 14 Nov 2016 19:21 WIB
bpjs ketenagakerjaan
Makin Banyak Warga Jatim Cairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan
Logo BPJS Ketenagakerjaan, bpjsketenagakerjaan.go.id

Metrotvnews.com, Surabaya: Pencairan dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Jawa Timur mencapai Rp1,7 triliun hingga Oktober 2016. Ini menunjukkan semakin banyak warga yang menggunakan manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jatim Abdul Kholik mengatakan pencarian dana itu meningkat hingga 150 persen dibanding tahun lalu. Sebab pada 2015, di periode yang sama, pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan hanya Rp780 miliar.

Perubahan peraturan yang menjadi salah satu penyebab peningkatan pencairan dana BPJS Ketenagakerjaan. Dalam aturan baru, klaim dana BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan setelah satu bulan menjadi peserta.

"Sebelumnya, klaim dapat dilakukan setelah warga menjadi peserta selama 5 tahun 1 bulan. Tapi sekarang cukup satu bulan saja sudah bisa mengklaim dana tersebut," kata Kholik di Surabaya, Senin (14/11/2016).

Sejak Januari 2016, pencairan dana untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) mencapai Rp1,53 triliun. Lalu pencairan dana program Jaminan Pensiun sebesar Rp1,5 miliar.

"Sementara posisi ketiga klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) totalnya mencapai Rp95 miliar dan terakhir adalah klaim Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp67 miliar," urainya.

Kholik menyambut positif warga yang mengklaim dana tersebut. Sehingga warga dapat menikmati dan menyadari tentang pentingnya BPJS Ketenagakerjaan.

Hingga kini, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Jatim sebanyak 1,3 juta tenaga kerja dari 6.208 peusahaan. Jumlah tersebut terdiri tenaga kerja penerima upah dan tenaga kerja bukan penerima upah.


(RRN)