Romahurmuziy: Surat Djan Faridz ke Kemenkumham Perkeruh Pilkada

Nurul Hidayat    •    Minggu, 16 Oct 2016 21:23 WIB
pilkadakisruh ppp
Romahurmuziy: Surat Djan Faridz ke Kemenkumham Perkeruh Pilkada
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. (Foto: MI/Ramdani).

Metrotvnews.com, Jombang: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy (PPP) menyatakan, surat yang dilayangkan PPP Kubu Djan Faridz kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) sengaja dimunculkan untuk memperkeruh suasana jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

"Surat tersebut merupakan surat lama, yakni setahun yang lalu. Baik redaksionalnya maupun titik komanya merupakan surat lama dan sengaja muncul untuk pilkada serentak, terutama di Pilkada DKI," ujarnya ditemui saat musyawarah cabang (Muscab) empat DPC PPP di Kabupaten Jombang, Minggu (16/10/2016).

Lelaki yang akrab disapa Gus Romi ini menambahkan, dari total 101 pilkada yang digelar, kubu Djan Faridz hanya mengurusi satu pilkada, yakni pilkada DKI.

"Upaya tersebut merupakan manuver dalam pilkada DKI. Kita sudah tegaskan dukungan kepada Agus-Silvi dan nantinya kita akan kerahkan upaya dan tim guna memenangkan pasangan tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya, PPP kubu Djan Faridz melayangkan surat permohonan kepada Kemenkum HAM yang berisi permintaan kepada untuk menganulir Surat Keputusan (SK) untuk PPP kubu Romahurmuziy. Permohonan surat tersebut dapat berdampak pada Pilkada DKI Jakarta.
 


(HUS)