Gawai jadi Pemicu Naiknya Kekerasan Seksual Anak

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Rabu, 23 Nov 2016 15:24 WIB
kekerasan anak
Gawai jadi Pemicu Naiknya Kekerasan Seksual Anak
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Surabaya: Angka kekerasan anak di Surabaya, Jawa Timur terus meningkat. Jika pada 2015 terdapat 60 kasus, tahun 2016 meningkat jadi 66 kasus kekerasan anak.

Ironisnya, kasus itu didominasi kekerasan seksual anak. Persentasenya, bahkan, mencapai 99 persen.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Ruthyeni, menyebut 90 persen kekerasan anak dipicu oleh gawai.

Hal itu bukan tanpa disertai data. Dari puluhan kasus yang ditangai Polrestabes Surabaya, temuan penyidik kebanyakan anak bisa melakukan kekerasan, khususnya kekerasan seksual bermula dari anak memegang gawai.

Baca: Hindari Kekerasan, Orangtua Diingatkan Peka dengan Perubahan Sikap Anak-anak

"Dari ponsel itu anak mudah mengakses semua informasi. Termasuk yang berhubungan dengam video porno," kata Ruth, di Surabaya, Rabu (23/11/2016).

Dijelaskan Ruthy, saat ini hampir seluruh anak menggunakan sarana gawai untuk bermain. Jika tanpa pengawasan, anak dengan mudah mengakses video porno.

"Orangtua tahunya anak bermain ponsel saja. Tapi  orang tua tidak memperhatikan apa yang diakses. Anak cukup waktu lima menit bisa mengakses video porno," ungkapnya.

Baca: Pemprov Gandeng TNI dan Polri Lindungi Anak-anak di Jatim

Karenanya, dia mengimbau orang tua senantiasa mengawasi aktivitas anak dengan gawainya.


(SAN)