Kejari Jember Musnahkan Ratusan Uang Palsu

Kusbandono    •    Kamis, 24 May 2018 00:23 WIB
uang palsu
Kejari Jember Musnahkan Ratusan Uang Palsu
Pemusnahan barang bukti hasil pekara yang ditangani Kejari Jember, Rabu, 23 Mei 2018. Foto: Medcom.id/Kusbandono

Jember: Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember memusnahkan sejumlah barang bukti hasil perkara yang ditangani berupa puluhan ribu obat keras berbahaya (okerbaya), ratusan uang palsu (upal), dan sejumlah barang bukti lainnya. Pemusnahan tersebut dilakukan sesuai dengan amar putusan yang disampaikan saat pengadilan. 

Menurut Jaksa Penuntut Umum Sri Sumarsih, barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 70 kasus yang ditangani Kejari Jember selama tahun 2017 hingga 2018 dan sudah berkekuatan hukum tetap. 

“Barang bukti yang dimusnahkan di antaranya, 21 ribu lebih obat keras berbahaya, 54 bendel uang palsu pecahan Rp100.000, sejumlah alat perjudian, dan senjata tajam,” kata Sri kepada Medcom.id di kantor Kejari Jember Rabu sore, 23 Mei 2018.

Diantara barang bukti yang dimusnahkan tersebut adalah Dextromethorpan, dan Trihexyphenidil jenis okerbaya yang paling banyak dimusnahkan. Terdapat juga seperangkat alat hisap shabu dan timbangan. Papan judi cap ji kie dan beberapa set kartu dan rekap togel ikut dimusnahkan.

“Rincinya okerbaya jenis Dextromethorpan 5.705 butir, dan jenis Trihexyphenidil 15.920 butir. Kemudian papan cap jie kie, kartu domino, kartu remi, dadu beserta rekapan togel,” ungkap Sri.

Lebih jauh Sri menjelaskan, selain agar tidak dapat dipergunakan lagi, pemusnahan barang bukti ini agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan serupa.

“Untuk proses pemusnahan, dilakukan dengan cara dibakar, dan dihancurkan sehingga tidak dapat dipergunakan lagi,” pungkas Sri.


(DMR)