Jumlah Penjaga Minim, Kepala Rutan Sumenep: Dibantu dengan Doa

Rahmatullah    •    Kamis, 20 Apr 2017 19:04 WIB
rutan
Jumlah Penjaga Minim, Kepala Rutan Sumenep: Dibantu dengan Doa
Suasana di depan Rutan Sumenep, MTVN - Rahmatullah

Metrotvnews.com, Sumenep: Rumah tahanan (Rutan) Klas II B Sumenep, Jawa Timur, dihuni 200 orang. Namun jumlah penjaganya hanya empat orang.

Kepala Rutan Klas II B Sumenep, Ketut Akbar Harry Akhjar, mengaku jumlah penjaga sangat minim. Padahal ia telah berulang kali mengajukan penambahan personel keamanan. Tapi pemerintah pusat belum menanggapi.

“Pos yang terisi cuma satu, yang lainnya dibantu dengan doa,” selorohnya, Kamis 20 April 2017.

Akbar berharap tak terjadi masalah apapun di rutan. Meski demikian, ia tetap melengkapi petugas dengan senjata untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.

Akbar memiliki cara untuk menghindarkan tahanan kabur. Yaitu berkomunikasi intens dengan warga binaan dan mengeratkan emosi. Sehingga warga binaan merasa nyaman untuk menjalani masa-masa tahanannya.

“Kami perlakukan warga binaan dengan halus, karena nenek moyang mereka merupakan kerajaan yang tingkah lakunya juga halus,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, rutan juga mengaktifkan kegiatan yang mengembangkan kreativitas, seperti membatik, membuat repilka ayam dari benang dan kertas, dan kerajinan tangan lain. 

Dengan kegiatan itu, Akbar yakin warga binaan tidak sempat berpikir untuk kabur, termasuk memasukkan narkoba ke rutan. Otak warga binaan sejak pagi hingga sore sudah disibukkan dengan kegiatan tersebut.



(RRN)