Sopir dan Dua Awak Bus Restu Menyerahkan Diri

Nurul Hidayat    •    Minggu, 02 Jul 2017 16:47 WIB
kecelakaan bus
Sopir dan Dua Awak Bus Restu Menyerahkan Diri
kecelakaan bus dijalur ring road Mojoagung, Jombang --MTV/Nurul--

Metrotvnews.com, Jombang: Tiga awak bus Restu tujuan Surabaya-Madiun, yang terperosok ke sawah di Jalan Raya Ring Road Mojoagung, Jombang, Jawa Timur, menyerahkan diri Sabtu sore 1 Juli 2017. Sopir resmi ditetapkan tersangka yang mengakibatkan 49 penumpang terluka dan 1 orang tewas. 

"Ketiga awak bus restu yakni sopir, kenek dan kondektur, menyerahkan diri ke Satlantas Polres Jombang setelah 4 jam kabur usai kejadian," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jombang, Ajun Komisaris Inggal Widya Perdana kepada Metrotvnews.com, Minggu, 2 Juli 2017.

Inggal menjelaskan, sopir bus atas nama Sifak, 57, warga Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan itu ditetapkan sebagai tersangka. Sementara kondektur Roni Hantoro, 32, warga Desa Dukuh Kembang Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo dan kernet Nur Cahyo, 33, warga Desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun masih sebatas saksi.

"Saat ini masih dalam pemeriksaan intensif petugas dikantor," jelas inggal.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan tunggal itu disebabkan kelalaian sopir bus, sopir tak menguasai medan jalan lingkar Mojoagung, tapi nekat memacu bus dengan kecepatan tinggi. Walhasil sopir terkejut saat ada tikungan di Desa Dukuhdimoro Kecamatan Mojoagung. 

Upaya pengereman memang sudah dilakukan hingga menimbulkan bekas sepanjang 90 meter di permukaan aspal. Namun, bus sarat penumpang itu hilang kendali sehingga terguling masuk ke sawah dengan kedalaman sekitar 1,5 meter dari jalan.

"Saat menikung pada gigi empat dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam. Untuk sementara penyebabnya kesalahan sopir," terangnya.

Akibat kelalaiannya sopir Bus Restu dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) UU RI No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukuman maksimal 11 tahun penjara.



(ALB)