Menlu: Soal Australia, Lihat Saja Nanti

Amaluddin    •    Sabtu, 24 Nov 2018 14:05 WIB
palestinaaustralia
Menlu: Soal Australia, Lihat Saja Nanti
Menlu Retno Marsudi (kanan) dalam acara talk show di Universitas Airlangga Surabaya, Sabtu, 24 November 2018, Medcom.id - Amal

Surabaya: Indonesia akan terus mendesak Australia mempertimbangkan kembali pemindahan kantor Kedutaan Besar untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Sikap Indonesia itu bukan tak mungkin mempengaruhi hubungan diplomatik dengan Australia.

"Intinya sekarang, kami mencoba menggalang dukungan sebesar mungkin untuk Palestina. Karena kami akan terus memperjuangkan Palestina. Soal hubungan bilateral RI-Australia, kita lihat saja nanti," ujar Retno usai acara talkshow di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 24 November 2018.

Baca: Menlu Retno: Indonesia Kukuh Berjuang untuk Palestina

Indonesia, lanjut Retno, tetap menerapkan diplomasi dengan negara-negara di Indonesia di berbagai sektor, mulai dari perekonomia, perdagangan, hingga kemanusian. Menekan, ujar Retno, bukan cara diplomasi khas Indonesia. Sebab diplomasi Indonesia mengutamakan keadilan dan persamaan. Diplomasi yang bebas dan aktif.

Dulu, ungkap Retno, Indonesia dikenal dengan diplomatik dilematik. Dulu, Indonesia diam. Namun sekarang, Indonesia harus aktif ke kancah dunia.

"Kita tonjolkan lagi diplomatik khas Indonesia yang bebas dan aktif," kata Retno.

Selasa, 16 Oktober 2018, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan mempertimbangkan untuk memindahkan kantor Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem. Ia juga mempertimbangkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Baca: Australia Pertimbangkan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Pernyataan Morisson mengejutkan, termasuk untuk Indonesia. Di saat bersamaan, Retno menjamu kedatangan Menlu Palestina Riad Al Malki di Jakarta.

Presiden RI Joko Widodo dan Retno menentang keras rencana tersebut. Sebab, Indonesia menyatakan dukungan atas kemerdekaan Palestina dan menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota negara tersebut.

Lihat video:
 


(RRN)