Risma Usir Mobil Damkar dari Jalan Gubeng

ant    •    Kamis, 20 Dec 2018 18:27 WIB
Jalan Gubeng Ambles
Risma Usir Mobil Damkar dari Jalan Gubeng
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya memeriksa lokasi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/12/2018). ANTARA FOTO/Didik Suhartono.

Surabaya: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meninjau pemulihan bagian Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, yang ambles, Kamis, 20 Desember 2018. Didampingi beberapa pejabat pemerintah kota, Risma melihat kubangan berdiameter 50 meter dan kedalaman 20 meter yang terbentuk akibat amblesnya tanah.

Risma juga sempat marah saat memantau proses pemulihan di sana. "Itu pemadam kebakaran semua keluar. Jangan tambah beban di jalan ini. Bronto Skylift keluar. Berat itu. Ngapain di situ. Ini bukan kebakaran," kata Risma dengan suara keras di lokasi jalan ambles sambil membawa alat komunikasi genggam atau handy talky (HT).

Meski harus duduk di atas kursi roda akibat cedera kaki, Risma juga terlihat memarahi anak buahnya melalui HT terkait ada empat unit mobil pemadam kebakaran yang diparkir di sekitar lokasi jalan ambles.

Bahkan Risma meminta semua kendaraan yang berada di dekat lokasi keluar dari area tersebut. "Semua mobil keluar. Kecuali truk pengangkut Sirtu. Jalan ini jangan dibebani terlalu banyak," kata Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Menurut dia, kedatangannya ke lokasi dengan kondisi kaki yang sakit itu agar semua proses pemulihan bisa berjalan lancar dan cepat. 

"Saya datang ke sini ini untuk mengatur. Mobil pemadam kebakaran ini kan menambahi beban. Mereka tidak mengerti kalau saya tidak nyuruh pergi kan bahaya. Kayak gitu itu saya datang untuk koreksi," ujarnya.

Usai melihat dari dekat kondisi jalan yang ambles, Risma melakukan
pertemuan tertutup dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
Pemerintah Kota Surabaya dan kepolisian untuk membahas proses normalisasi jalan di Kantor Kompas yang letaknya berdekatan dengan bagian jalan yang ambles.

"Ibu memerintahkan kami untuk membantu dan melakukan evakuasi agar masyarakat tidak menjadi korban. Semalam, Beliau bahkan tidak tidur," kata
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya M Fikser.

Dalam penanganan bagian jalan yang ambles, ia menjelaskan, Pemerintah Kota Surabaya akan membantu tugas tim normalisasi mencari tahu penyebab bagian jalan ambles.

Risma juga memerintahkan jajarannya memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak di sekitar bagian jalan yang ambles, seperti kabel listrik dan saluran air.

"Semua dinas turun sejak kejadian. Mengenai pelanggaran, Bu Risma
menyerahkan ke kepolisian," kata Fikser.


(ALB)