Insiden Surabaya Membara Disebut Tanggungjawab Pemprov Jatim

Amaluddin    •    Sabtu, 10 Nov 2018 11:36 WIB
Tragedi ViadukSurabaya Membara
Insiden Surabaya Membara Disebut Tanggungjawab Pemprov Jatim
Sejumlah warga mengevakuasi korban yang terjatuh dari viaduk ketika menonton drama kolosal Surabaya Membara di Jalan Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, Jumat (9/11/2018). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.

Surabaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membantah jika pergelaran drama kolosal Surabaya Membara digelar oleh pihaknya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya, Eddy Christijanto menyatakan, kegiatan tersebut merupakan acara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

"Itu acaranya Pemprov, bukan acaranya Pemkot Surabaya," kata Eddy saat dikonfirmasi, Sabtu, 10 November 2018.

Eddy menjelaskan, Pemprov Jatim tidak melibatkan Pemkot Surabaya dalam acara tahunan itu. Sehingga Pemkot merasa tidak ikut bertanggungjawab atas insiden nahas tersebut.

"Pemprov juga tidak ada permintaan pengamanan dan kesehatan kepada Pemkot Surabaya. Itu Pemprov yang menggelar acara," jelas Eddy.

Sebelumnya Tiga warga Surabaya yang tengah asik menyaksikan drama kolosal Surabaya Membara untuk memperingati Hari Pahlawan meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 13 orang mengalami luka-luka, dan kini telah dirawat di tiga rumah sakit, yakni RSUD dr. Soetomo, RSUD dr. Soewandhi, dan RS PHC di Surabaya.

Insiden nahas terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Jumat, 9 November 2018. Kejadian bermula saat ada kereta api melintas di jembatan viaduk. Saat bersamaan, sejumlah penonton memadati di bagian sisi viaduk. 

Tiba-tiba beberapa penonton yang berada di pinggir viaduk pun terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter. Mengetahui peristiwa itu penonton yang memadati bawah jembatan langsung berteriak histeris.

Tak lama kemudian teriakan penonton kembali terdengar setelah mengetahui ada beberapa penonton yang kembali jatuh di lokasi yang tidak jauh dari peristiwa sebelumnya.


(DEN)