Hutan Kota Surabaya Diharap Berkontribusi untuk Pengobatan

Amaluddin    •    Senin, 30 Apr 2018 10:49 WIB
hutan
Hutan Kota Surabaya Diharap Berkontribusi untuk Pengobatan
Sejumlah pelajar menyusuri hutan mangrove di Wonorejo, Surabaya, 17 Agustus 2016, Ant - Didik Suhartono

Surabaya: Memperbanyak hutan kota di Surabaya, Jawa Timur, menjadi cara Wali Kota Tri Rismaharini alias Risma melestarikan lingkungan. Bukan sekadar menghijaukan kota, Risma berharap tanaman di hutan-hutan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengobatan.

Di Surabaya wilayah selatan, tepatnya kawasan Kebraon, Risma berencana membangun hutan kota yang ditanami tanaman obat-obatan. Risma mencontohkan tanaman daun kelor dan bambu. Hutan tersebut berlokasi di lahan yang menjadi aset pemerintah.

"Harapannya, tanaman-tanaman itu bermanfaat untuk pengembangan pengobatan di Indonesia," ungkap Risma dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Minggu 29 April 2018.

Hutan kota pun akan ditata di bagian utara, timur, dan barat. Di sisi barat Kota Pahlawan, Risma mengaku sudah banyak hutan kota. Sebab tanah di kawasan itu lebih tinggi dan penyerapan air lebiu mudah.

Ia juga berkomitmen mengembangkan pertanian padi dan sayuran di Surabaya. Tujuannya menyejahterakan petani dan masyarakat Surabaya.

"Kami setiap bulannya ada program minggu pertanian yang digelar di Balai Kota Surabaya. Minggu pertanian ini untuk memasarkan hasil pertanian di Kota Surabya. Boleh dicek di perkampungan kami, warga sudah semakin gemar menanam di lingkungannya masing-masing," kata Risma.


(RRN)